Masih dalam suasana Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 RI, SD Muhammadiyah 1 Kota Blitar menggelar acara motivasi bersama Ketua Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Daerah (PDM) Kota Blitar, drh Sri Widodo.
Acara tersebut mengangkat tema “Merdeka Menjadi Generasi Terbaik” dan dihadiri siswa-siswi kelas 6 SD Muhammadiyah 1 Kota Blitar.
Acara berlangsung pada Jumat (21/8/2026) di ruang Multimedia media SD Muhammadiyah 1 Kota Blitar.
Tampak hadir Kepala SD Muhammadiyah 1 Kota Blitar, Tiwi kusrini SPd dan Wali kelas 6, Yosi SPd.
Tujuan Motivasi
Menurut Tiwi, acara ini bertujuan untuk memotivasi kepada siswa-siswi kelas 6, agar semua anak yang mempunyai potensi yang luar biasa, memiliki kelebihan masing-masing.
“Ada yang hebat dalam akademik, ada yang pandai mengaji, ada yang berbakat olahraga, seni, bahasa, teknologi, kepemimpinan, dan lain-lainnya” pesannya.
“Harus Menjadi versi yang terbaik diri sendiri, jangan pernah membandingkan dirinya dengan orang lain” tegas Tiwi.
Selain itu, lanjutnya, acara motivasi ini juga supaya para siswa mampu memperkuat iman, perbaiki akhlak, lebih rajin belajar, berani bermimpi, dan disiplin dalam bertindak.
Acara dimulai pukul 13.00 WIB dengan sambutan Kepala SD Muhammadiyah 1 Kota Blitar.
“Jangan tinggalkan Allah dalam keadaan apapun dan dimanapun” terangnya
Lebih lanjut, Tiwi mengucapkan terima kasih kepada Ketua LDK PDM Kota Blitar yang telah meluangkan waktu untuk memotivasi.
Harapannya, motivasi ini bisa memberikan manfaat dan menjadi bekal bagi anak-anak untuk meraih masa depan yang gemilang, menjadi generasi Qur’ani, unggul, berakhlak dan memiliki wawasan global.
Mengawali motivasinya, Sri Widodo mengajak para peserta untuk bersama-sama mengucapkan, “Aku Santri SD Muhammadiyah 1 Blitar, merdeka menjadi generasi terbaik : bertaqwa kepada Allah, berakhlak yang baik, sukses dunia akhirat dan toleransi”.
Motivasi disampaikan dengan singkat. Sesekali ia menyelipkan gambar-gambar menarik dan diselingi dengan tanya jawab, cerita.
Bahkan, Sri juga memadukan dengan nyanyian lagu perjuangan bersama. Membuat suasana berlangsung menyenangkan, tetap semangat, mengikuti acara, tidak terasa acara selesai.
“Sebelum menjadi generasi terbaik harus meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat dan menjadi larangan agama” tutur Sri
Menjadi Generasi Terbaik
Di antaranya, lanjut Sri, adalah bullying, membunuh, pergaulan bebas, tidak bermoral (meneror temannya), Merokok, kecanduan handphone , narkoba, korupsi dan tidak toleran.
Melalui beragam gambar menarik, Sri menyampaikan bahwa kunci menjadi generasi terbaik. Pertama, menurutnya, adalah harus memiliki Taqwa.
“Orang bertaqwa harus melaksanakan sholat. Dengan sholat bisa menyelesaikan semua masalah” lanjutnya.
Kemudian yang kedua adalah Akhlak yang baik, terutama kepada kedua orang tua.
Ketiga adalah memperhatikan akhirat, di samping kehidupan dunia.
“Jadi menjadi generasi terbaik harus tidak hanya sukses dunia saja, tetapi harus sukses akhirat” terangnya.
“Ikutilah Muhammadiyah, Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, NA, IMM, IPM, Tapak Suci dan Hizbul Wathan agar menjadi sukses dunia akhirat” tambah Sri Widodo.
Kunci generasi terbaik yang terakhir, tutup Sri, adalah harus bertoleransi. Ia menekankan pentingnya toleransi dalam kehidupan sehari-hari, seperti keragaman suku hingga agama yang ada di Indonesia.
Menutup motivasinya, Ketua LDK PDM Kota Blitar yang akrab disapa Pak Widodo ini berpesan kepada para siswa agar fokus dan mengesampaingkan hal-hal berbahaya.
“Tinggalkan hal yang dilarang agama seperti bullying, pergaulan bebas, merokok, kecanduan HP, membunuh, korupsi, dan tidak toleran. Harus berubah menjadi generasi terbaik yang bertakwa kepada Allah berakhlak yang baik, sukses di akhirat dan toleran” pungkasnya.





0 Tanggapan
Empty Comments