Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Dilepas PWM Sulsel di Pelabuhan Makassar, 250 Santri Siap Ikuti KSMN II di Malang

Iklan Landscape Smamda
Dilepas PWM Sulsel di Pelabuhan Makassar, 250 Santri Siap Ikuti KSMN II di Malang
Pelepasan santri menuju KSMN oleh PWM Sulsel (Istimewa/PWMU.CO)
Oleh : Agus Salim
pwmu.co -

Sebanyak lebih dari 250 anggota kontingen Kemah Santri Muhammadiyah Nasional (KSMN) II Sulawesi Selatan bertolak menuju Malang, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026). Keberangkatan mereka dilepas Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulsel, Dr. K.H. Mawardi Pewangi, M.Pd.I., di Pelataran Terminal Penumpang Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar.

Dalam pelepasan tersebut, Mawardi didampingi sejumlah pengurus PWM Sulsel dan lembaga, yakni Dr. Ir. H. Muhammad Syaiful Saleh, M.Si., KH. Lukman Abd. Samad, Lc., M.Pd.I., dan Dr. Muhammad Ali Bakri, M.Si.

Suasana pelabuhan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Rombongan selanjutnya menempuh perjalanan laut menuju Surabaya menggunakan KM Dharma Kencana sebelum melanjutkan perjalanan darat menuju Bumi Perkemahan Coban Rondo, Pujon, Malang.

Ketua Panitia, H. Muhammad Al Ghazali, Lc., menyampaikan apresiasi kepada PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Cabang Makassar yang telah mendukung keberangkatan kontingen. Menurutnya, Pelindo telah beberapa kali membantu penyelenggaraan kegiatan Muhammadiyah Sulsel dengan menyediakan fasilitas yang dibutuhkan.

Kontingen Sulsel terdiri atas 210 santri yang terbagi dalam 21 regu, serta para pembina, pendamping, dan panitia wilayah. Mereka merupakan utusan dari delapan pesantren Muhammadiyah dan ’Aisyiyah se-Sulsel.

Delapan pesantren tersebut yakni Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara Makassar, Pesantren Puteri Ummul Mukminin ’Aisyiyah Makassar, Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Punnia Pinrang, Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Balebo Luwu Utara, Aisyiyah Boarding School (ABS) Pinrang, Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Cece Enrekang, Pesantren Darul Fallah Muhammadiyah Bissoloro Gowa, dan Muhammadiyah Boarding School (MBS) Rappang Sidrap.

Bekal Karantina dan Latihan

Sebelum berangkat, para santri mengikuti karantina intensif selama tiga hari di Ma’had Al-Birr Universitas Muhammadiyah Makassar. Di bawah koordinasi Dr. Zainal Abidin dan didampingi 11 mentor, mereka menjalani latihan teknis sekaligus penguatan mental.

SMPM 5 Pucang SBY

Persiapan tersebut meliputi berbagai cabang lomba, di antaranya Musabaqah Hifdzil Qur’an, Musabaqah Tilawatil Qur’an, Musabaqah Dirasah Islamiyah, pidato bahasa Arab dan Inggris, story telling, ilqaul qishshah, PBB variasi, Jelajah Alam, serta Tali Temali.

Saat melepas rombongan, KH. Lukman Abd. Samad menyampaikan lima modal penting yang perlu dimiliki para santri, yaitu tekad tinggi (himmah ‘aliyah), keyakinan (al-yaqin), keberanian (asy-syaja’ah), mental sebagai pelaku (fa’il), dan doa.

Sementara itu, Mawardi mengingatkan para santri agar menjaga kondisi fisik dan mempersiapkan diri menghadapi cuaca dingin di Malang. Ia juga berpesan agar para peserta percaya diri ketika bertemu ribuan santri dari berbagai daerah di Indonesia.

KSMN II akan berlangsung pada 21–24 September 2026 di Coban Rondo, Malang. Mengusung tema “Menyiapkan Kader Pemimpin Bangsa: Santri Muhammadiyah Disiplin, Mandiri, dan Berprestasi”, kegiatan tersebut diikuti sekitar 1.700 santri dari berbagai wilayah Indonesia.

Kontingen Sulsel dijadwalkan kembali ke Makassar pada 25 September 2026 setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 19/09/2026 21:48
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu