Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Bendahara SD Muhammadiyah Surabaya Ikuti Pelatihan Akuntansi, K3S Tekankan Transparansi Keuangan

Iklan Landscape Smamda
Bendahara SD Muhammadiyah Surabaya Ikuti Pelatihan Akuntansi, K3S Tekankan Transparansi Keuangan
pwmu.co -

Puluhan bendahara dari Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD/MI Muhammadiyah se-Kota Surabaya mengikuti pelatihan tata kelola keuangan di Leedon Hotel & Suites Surabaya. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari hingga Sabtu (19/9/2026) tersebut mengusung tema “Mewujudkan Tata Kelola Keuangan yang Strategis, Transparan & Akuntabel”.

Pelatihan tersebut dirancang untuk meningkatkan tata kelola dan keseragaman pembukuan sekolah Muhammadiyah agar lebih rapi, transparan, dan sesuai dengan standar akuntansi yang diperlukan lembaga pendidikan.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua K3S SD/MI Muhammadiyah Surabaya Priyo Sasongko, M.Pd., bersama Ketua Majelis Dikdasmen PNF PDM Kota Surabaya Dikky Syadqomullah, M.HES. Kegiatan tersebut juga diperkuat dengan pemaparan materi kebijakan dari Bendahara PDM Kota Surabaya Musa Abdullah.

Ketua Panitia Pelatihan Rohim, S.H.I., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut salah satunya dilatarbelakangi kebutuhan untuk menyeragamkan format pembukuan bendahara sekolah Muhammadiyah di Kota Surabaya.

“Gini ya, kita kumpulkan rekan-rekan semua biar format pembukuan bendahara se-Kota Surabaya ini nggak jalan sendiri-sendiri lagi. Biar seragam, rapi, dan sesuai standar akuntansi yang pas buat sekolah,”

Pernyataan tersebut disampaikan Rohim saat ditemui di sela-sela kegiatan pelatihan.

Ia menilai keseragaman format pelaporan administrasi keuangan menjadi hal penting agar setiap lembaga pendidikan memiliki standar akuntansi yang valid dan akuntabel.

“Supaya pelaporan yang dilakukan oleh bendahara ini sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang ada secara pembukuan, ya,”

Rohim menekankan, penyeragaman format tersebut bukan sekadar urusan administratif, tetapi juga berkaitan dengan keamanan pengelolaan keuangan sekolah, termasuk ketika terjadi pergantian kepala sekolah.

“Harapan kami, ketika masa purna tugas kepala sekolah tiba, semuanya benar-benar aman karena disajikan pembukuan yang benar. Kepala sekolah itu periodisasi jabatannya terbatas, tapi bendahara mengabdi jauh lebih panjang,”

Sekretaris K3S Norma Setyaningrum, M.Pd., mengungkapkan adanya sejumlah tantangan teknis dalam pengelolaan keuangan di sekolah Muhammadiyah. Salah satunya karena sebagian bendahara sekolah tidak memiliki latar belakang pendidikan akuntansi.

Menurut Norma, kondisi tersebut membuat laporan keuangan bulanan yang disetorkan kepada yayasan kerap masih menggunakan format arus kas sederhana.

SMPM 5 Pucang SBY

“Jujur saja, dulu itu laporan keuangan di bawah hampir rata-rata cuma bentuk catatan arus kas masuk dan keluar doang. Nabung sisa saldo, selesai. Padahal aset sekolah bertambah atau berkurang, terus posisi laba ruginya di mana, itu sama sekali tidak kelihatan wujudnya,

Norma menilai kondisi tersebut perlu diperbaiki agar pengelolaan keuangan sekolah dapat menggambarkan kondisi keuangan lembaga secara lebih menyeluruh.

“Selama ini laporan yang ada hampir semuanya hanya arus kas dan saldo begitu saja. Sementara sekolah-sekolah Muhammadiyah ini sebenarnya untung atau rugi tidak terlihat, asetnya berapa pun juga tidak terhitung, yang penting uang berjalan,”

Untuk mendukung peningkatan kemampuan bendahara, panitia menggandeng Lembaga Pembinaan Pengelolaan Keuangan (LPPK) PDM Surabaya dalam kegiatan praktik penginputan data transaksi.

Peserta tidak hanya mendapatkan materi secara teori, tetapi juga diarahkan untuk melakukan praktik secara langsung selama pelatihan.

Dalam keterangan yang disampaikan dalam rilis, disebutkan:

“Makanya kita dorong mereka latihan langsung di sini, biar pulangnya nggak cuma bawa teori di kepala, tapi benar-benar bisa nerapin di sekolah masing-masing,”

Norma juga menyoroti tantangan dalam memastikan materi pelatihan benar-benar diterapkan secara konsisten setelah peserta kembali ke sekolah masing-masing.

“Tantangan terbesarnya bukan cuma tahu, tapi mau mengaplikasikannya di sekolah masing-masing secara konsisten,”

Melalui pelatihan tersebut, K3S SD/MI Muhammadiyah se-Kota Surabaya berharap tata kelola keuangan sekolah dapat semakin tertib, transparan, dan akuntabel. Keseragaman sistem pembukuan juga diharapkan mampu memberikan gambaran kondisi keuangan dan aset sekolah secara lebih utuh.

Revisi Oleh:
  • Satria - 19/09/2026 23:15
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu