Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAIM Kelompok 1 Desa Gampang Sejati menggelar seminar anti-bullying di MI Guppi Telogorejo, Desa Gampang Sejati, Ahad (9/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.12 hingga 11.30 WIB tersebut diikuti siswa-siswi MI Guppi Telogorejo dengan penuh antusias. Seminar ini menjadi salah satu program kerja KKN STAIM Kelompok 1 Desa Gampang Sejati sebagai bentuk kepedulian terhadap terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh siswa.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan pemahaman mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuk perundungan, dampaknya, serta cara mencegah dan menghadapi tindakan bullying.
Mahasiswa menjelaskan bahwa bullying tidak hanya berupa kekerasan fisik. Perundungan juga dapat berbentuk ejekan, hinaan, pengucilan, perkataan yang menyakiti, maupun tindakan lain yang dilakukan secara berulang hingga membuat seseorang merasa takut atau tidak nyaman.
“Kami ingin mengajarkan kepada anak-anak bahwa bercanda juga harus memiliki batas. Jangan sampai candaan yang menurut kita lucu justru membuat teman merasa sedih atau terluka,” ujar mahasiswa KKN STAIM Kelompok 1 Desa Gampang Sejati, Ahmad Syahrial.
Ajak Siswa Berani Tolak Bullying
Para siswa juga diajak untuk berani mengatakan tidak terhadap bullying dan tidak ikut melakukan perundungan. Mereka juga diingatkan agar segera menceritakan kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya apabila melihat atau mengalami tindakan bullying.
“Kalau melihat teman yang sedang diejek atau diganggu, jangan ikut menertawakan. Sebaiknya kita membantu dan melaporkannya kepada guru,” pesan Ahmad kepada para siswa.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif menggunakan bahasa sederhana agar mudah dipahami siswa. Para peserta terlihat aktif menjawab pertanyaan dan mengikuti berbagai aktivitas yang diberikan mahasiswa KKN.
Metode tersebut membuat suasana seminar berlangsung lebih komunikatif. Siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga diajak memahami contoh perilaku bullying yang mungkin mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.
Sekolah Apresiasi Edukasi Anti-Bullying
Pihak MI Guppi Telogorejo menyambut baik kegiatan yang digelar mahasiswa KKN STAIM tersebut. Guru MI Guppi Telogorejo, Nur Hadi, mengatakan edukasi anti-bullying penting diberikan sejak dini agar siswa memahami cara menghargai teman.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan seminar anti-bullying ini. Edukasi seperti ini penting diberikan kepada anak-anak agar mereka memahami bagaimana cara menghargai teman dan menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman,” ungkap Nur Hadi.
Melalui seminar tersebut, KKN STAIM Kelompok 1 Desa Gampang Sejati berharap siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang lebih peduli, saling menghargai, dan berani menolak bullying.
Para siswa juga diharapkan mampu membangun pertemanan yang positif serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua.
Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama mahasiswa KKN STAIM Kelompok 1 Desa Gampang Sejati, pihak sekolah, dan siswa-siswi MI Guppi Telogorejo. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments