Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah terus memperluas jangkauan gerakan dakwahnya.
Kali ini, hal tersebut terlaksana melalui kerja sama strategis dengan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FAI UMSU).
Tepatnya dalam program pengiriman dai Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta penguatan dakwah ke luar negeri.
Hadirkan Wakil Bendahara LDK PP
Pertemuan kerja sama tersebut berlangsung pada Selasa (14/04/2026) di FAI UMSU dan terhadiri oleh Wakil Bendahara LDK PP Muhammadiyah Kamarul Zaman SE MAk.
Kemudian ada pula Dekan FAI UMSU Assoc Prof Dr Zailani, serta Bendahara Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara Prof Dr Muhammad Qorib.
Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam menyiapkan kader dai muda yang tidak hanya memiliki kapasitas keilmuan. Tetapi juga kesiapan sosial untuk hadir di tengah masyarakat lintas komunitas, wilayah pelosok, hingga komunitas diaspora Indonesia di berbagai negara.
Dalam kesempatan tersebut, Kamarul Zaman menegaskan bahwa LDK PP Muhammadiyah memiliki mandat strategis untuk menyebarluaskan dakwah ke seluruh segmen komunitas masyarakat.
Tak terkecuali kelompok-kelompok khusus, masyarakat marginal, kawasan 3T, serta ruang dakwah global yang terus berkembang.
“LDK Muhammadiyah hadir untuk memastikan dakwah menjangkau seluruh segmen komunitas, dari masyarakat perkotaan, komunitas khusus, wilayah 3T, hingga masyarakat Indonesia di luar negeri” terang Kamarul.
“Dakwah harus hadir sebagai solusi, pencerahan, dan pemberdayaan yang menyentuh seluruh lapisan” ujarnya.
Ia menambahkan, program pengiriman dai KKN bersama UMSU menjadi bentuk nyata integrasi antara gerakan dakwah komunitas dan pengabdian akademik mahasiswa.
“Kami ingin mahasiswa menjadi dai intelektual yang mampu beradaptasi dengan budaya lokal, memahami kebutuhan umat, dan membawa nilai Islam berkemajuan Muhammadiyah ke level nasional maupun global” tambahnya.
Dukungan Penuh FAI UMSU
Sementara itu, Assoc Prof Dr Zailani menyampaikan bahwa FAI UMSU siap mendukung penuh program ini sebagai ruang pembelajaran lapangan yang strategis bagi mahasiswa.
“Mahasiswa harus dibentuk menjadi kader dakwah yang tangguh, mampu hadir di wilayah 3T maupun lintas negara, dengan pendekatan yang mencerahkan, inklusif, dan solutif” katanya.
Apresiasi atas kerja sama ini juga tersampaikan oleh Prof Dr Muhammad Qorib, Bendahara Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara.
Ia menilai sinergi antara LDK PP Muhammadiyah dan FAI UMSU merupakan langkah strategis dalam memperkuat dakwah berbasis kampus dan pengabdian masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif LDK PP Muhammadiyah dalam membangun kerja sama strategis bersama FAI UMSU” tutur Qorib.
“Ini adalah model kolaborasi yang sangat baik antara gerakan dakwah persyarikatan dan dunia akademik untuk melahirkan kader dai yang unggul, adaptif, dan siap menjawab tantangan dakwah di wilayah 3T maupun level internasional” ungkapnya.
Melalui sinergi ini, LDK PP Muhammadiyah dan FAI UMSU berharap lahir generasi dai KKN yang mampu menguatkan dakwah komunitas.
Selain itu, sanggup memperluas jangkauan Islam berkemajuan, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di tingkat lokal hingga global.





0 Tanggapan
Empty Comments