Ada yang berbeda dari atmosfer belajar murid kelas 6 SD Muhammadiyah 18 Kalibaru menjelang akhir pekan ini.
Sebanyak 27 murid bersama 12 guru pendamping meninggalkan ruang kelas konvensional untuk merajut pengalaman belajar langsung di luar ruangan (outdoor class).
Destinasi kali ini sarat inspirasi: Studio Radio Bintang Tenggara Banyuwangi, yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan edukatif ini dirancang bukan sekadar rekreasi, melainkan sebagai wadah pengenalan dunia penyiaran modern secara langsung kepada para pelajar sejak dini.
Gali Ilmu dari Balik Studio Siaran: Tembus Batas Ruang Kelas
Bagi anak-anak usia sekolah dasar, radio sering kali hanya terdengar sebagai suara dari pemutar musik di kendaraan atau bahkan tak pernah mereka tahu bentuk fisik dan medianya.
Melalui kunjungan ini, para murid diajak melihat langsung bagaimana sebuah program siaran diproduksi.
Mulai dari teknik berbicara di depan mikrofon (voice over), tata kelola ruang kendali (control room), hingga bagaimana informasi disebarkan secara cepat dan aktual kepada masyarakat luas.
Guru kelas 6 SD Muhammadiyah 18 Kalibaru, Sugiarti Rahayuningtyas SPd, mengungkapkan antusiasmenya terhadap kegiatan luar jaringan ini.
Menurutnya, pembelajaran kontekstual seperti ini sangat penting untuk membentuk mental percaya diri dan memperluas wawasan komunikasi anak-anak.
“Kesan kami luar biasa, anak-anak terlihat sangat antusias bisa melihat dapur pacu sebuah stasiun radio secara langsung” terang Sugiarti.
“Pesan kami, semoga kegiatan ini mampu membakar semangat literasi digital dan lisan para murid, agar mereka tidak hanya menjadi pendengar yang baik, tetapi juga komunikator yang cerdas dan berkarakter di masa depan” ungkap Sugiarti penuh semangat.
Energi Positif Generasi Muda
Kehadiran puluhan murid berseragam khas Muhammadiyah ini disambut hangat oleh jajaran kru dan manajemen Radio Bintang Tenggara Banyuwangi.
Kehadiran energi anak-anak yang ceria di studio penyiaran memberikan warna tersendiri bagi aktivitas siaran hari itu.
Business Manager Radio Bintang Tenggara Banyuwangi, Sarah Sofyan, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif SD Muhammadiyah 18 Kalibaru yang aktif memperkenalkan dunia penyiaran kepada muridnya sejak bangku sekolah dasar.
“Di era saat ini kami berharap anak-anak bisa memilah dan memilih media sosial yang berisi berita hoax dan fakta. Radio Bintang Tenggara yang mengusung konsep citizen jurnalism selalu membuka berita secara benar untuk masyarakat” tegasnya.
“Kami terus berusaha mengedukasi tentang radio tidak hanya tentang pemberitaan namun juga seperti public speaking, pembuatan iklan, mengedit video dan suara” ujarnya.
Dengan suksesnya outdoor class ini, SD Muhammadiyah 18 Kalibaru kembali membuktikan komitmennya dalam menghadirkan metode pembelajaran yang dinamis, menyenangkan, serta relevan dengan perkembangan zaman.






0 Tanggapan
Empty Comments