Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Praktik Baik Kepemimpinan SMP Muhammadiyah 8 Batu Menginspirasi Peserta BCKS Surabaya

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Praktik Baik Kepemimpinan SMP Muhammadiyah 8 Batu Menginspirasi Peserta BCKS Surabaya
Peserta Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Kota Surabaya saat mengikuti program di SMP Muhammadiyah 8 Batu. Foto: Khoen Eka.
BANNER RSI AISYIYAH MALANG
pwmu.co -

Komitmen untuk berbagi praktik baik dan mengembangkan kepemimpinan pendidikan kembali ditunjukkan SMP Muhammadiyah 8 Batu.

Kali ini, sekolah tersebut dipercaya menjadi tempat belajar bagi peserta Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Kota Surabaya melalui program school shadowing.

Kepala SMP Muhammadiyah 8 Batu, Windra Rizkiyana SPd MPd, mendapat amanah sebagai Kepala Sekolah Mentor dalam kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (24/10/2026) hinggga Senin (2/11/2026) tersebut.

Melalui program ini, para peserta BCKS Kota Surabaya berkesempatan mempelajari secara langsung berbagai praktik pengelolaan satuan pendidikan di SMP Muhammadiyah 8 Batu.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan wawasan tentang beragam aspek kepemimpinan dan manajemen sekolah.

Materi pembelajaran meliputi kepemimpinan sekolah, pengelolaan sumber daya, supervisi akademik, pengembangan guru dan tenaga kependidikan (GTK), penguatan budaya sekolah, hingga pengembangan jejaring kolaborasi dan inovasi pendidikan.

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman. Lebih dari itu, para peserta dapat mengamati secara langsung bagaimana visi, kebijakan, dan berbagai inovasi sekolah diterapkan dalam praktik pengelolaan pendidikan sehari-hari.

Testimoni Peserta: Belajar dari Praktik Nyata

Pengalaman belajar di SMP Muhammadiyah 8 Batu meninggalkan kesan positif bagi para peserta. Berbagai praktik yang mereka amati memberikan perspektif baru tentang pengelolaan dan kepemimpinan sekolah.

Salah satu peserta BCKS dari SMP Negeri 22 Surabaya, Uswatun Khasanah MPd, mengungkapkan bahwa pengalaman belajar di sekolah mentor sangat inspiratif dan memberikan banyak wawasan baru.

Ia mengaku mendapatkan pembelajaran bermakna tentang kepemimpinan sekolah, pengelolaan sumber daya, supervisi akademik, pengembangan GTK, serta pentingnya membangun jejaring kolaborasi.

Sementara itu, Sudarmaji SPd dari SMP Negeri 41 Surabaya, mengapresiasi praktik kepemimpinan inovatif dan entrepreneurship yang dikembangkan SMP Muhammadiyah 8 Batu.

Menurutnya, pengalaman tersebut membuka perspektif baru bahwa kepala sekolah masa depan tidak cukup hanya berperan sebagai manajer administratif, tetapi juga harus mampu menjadi arsitek perubahan.

Ia turut menyoroti pengembangan kolaborasi global melalui program International Sister School yang dinilainya dapat menjadi inspirasi dalam memperkuat tata kelola sekolah.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Apresiasi serupa disampaikan Andrias Adi Haryanto dari SMP Negeri 16 Surabaya. Ia mengungkapkan bahwa sambutan hangat, suasana kekeluargaan, serta kesempatan bertukar pengalaman membuat proses pembelajaran berlangsung dengan nyaman dan menyenangkan.

Berbagai praktik baik yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat diadaptasi dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan sekolah masing-masing.

Lebih dari Sekolah Mentor

Windra Rizkiyana menyampaikan bahwa menjadi sekolah mentor bukan sekadar menerima kunjungan dan berbagi program sekolah.

“Bagi kami, menjadi sekolah mentor bukan sekadar menerima kunjungan dan berbagi program sekolah” terangnya.

Lebih dari itu, lanjunya, kesempatan ini adalah kesempatan untuk saling belajar, bertukar gagasan, dan membangun perspektif baru tentang kepemimpinan pendidikan.

“Kami percaya, setiap sekolah memiliki praktik baik yang bisa dibagikan dan setiap kepala sekolah memiliki pengalaman berharga untuk saling menginspirasi” kata Windra.

“Kami juga berharap pengalaman selama school shadowing di SMP Muhammadiyah 8 Batu tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi juga dapat menginspirasi lahirnya inovasi dan perubahan positif ketika para peserta kembali ke sekolah masing-masing” tambahnya.

Sebab menurutnya, kemajuan pendidikan tidak bisa dibangun sendiri, melainkan melalui kolaborasi, keterbukaan, dan semangat untuk terus bertumbuh bersama.

Bagi SMP Muhammadiyah 8 Batu, kepercayaan sebagai sekolah mentor menjadi momentum memperluas jejaring sekaligus memperkuat kontribusi dalam pengembangan pendidikan.

Apresiasi disampaikan kepada seluruh peserta BCKS Kota Surabaya serta keluarga besar SMP Muhammadiyah 8 Batu yang telah mendukung dan menyukseskan kegiatan tersebut.

Sebab, sekolah yang bertumbuh bukan hanya sekolah yang terus belajar, melainkan juga yang bersedia berbagi, membuka diri, dan menginspirasi sekolah lainnya.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 02/11/2026 17:14
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu