Setelah menyelesaikan berbagai program pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah (KKN MAs) Kelompok 107 dan 108 menggelar kegiatan perpisahan dan penutupan di Kantor Desa Tulusbesar, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa untuk menyampaikan rasa terima kasih sekaligus berpamitan kepada Pemerintah Desa Tulusbesar dan masyarakat setelah menyelesaikan masa pengabdian. Suasana keakraban dan haru mewarnai acara yang menjadi penanda berakhirnya perjalanan KKN MAs di desa tersebut.
KKN MAs Kelompok 107 dan 108 memiliki keunikan karena diikuti mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) serta sejumlah daerah di Indonesia. Para mahasiswa berasal dari Bone, Palu, Gorontalo, Tasikmalaya, Purwokerto, Kalimantan, Jakarta, dan berbagai wilayah lainnya.
Keberagaman latar belakang, budaya, karakter, serta perguruan tinggi tidak menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan. Selama menjalankan KKN, para mahasiswa belajar menyatukan perbedaan dan bekerja sama dalam melaksanakan berbagai program pengabdian bagi masyarakat Desa Tulusbesar.
Selama berada di desa, mahasiswa Kelompok 107 dan 108 terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, edukasi, lingkungan, keagamaan, hingga pemberdayaan masyarakat. Berbagai program tersebut dilaksanakan dengan mempertimbangkan kebutuhan dan potensi yang ada di Desa Tulusbesar.
Nabila Zahra, perwakilan mahasiswa KKN MAs Kelompok 108, menyampaikan bahwa keberagaman asal mahasiswa menjadi salah satu pengalaman berharga selama menjalankan pengabdian.
“Kami datang dari berbagai daerah dan perguruan tinggi yang berbeda, tetapi selama berada di Desa Tulusbesar kami belajar untuk menyatukan tujuan dan bekerja bersama. Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Desa dan seluruh masyarakat yang telah menerima serta membantu kami selama menjalankan KKN. Kami juga memohon maaf apabila selama pengabdian terdapat kesalahan dan kekurangan,” ujar Nabila.
Apresiasi Kepala Desa
Sementara itu, Kepala Desa Tulusbesar, Siratyudin, menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN MAs Kelompok 107 dan 108 yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat selama menjalankan pengabdian.
“Kami dari Pemerintah Desa Tulusbesar mengucapkan terima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN MAs Kelompok 107 dan 108 yang telah melaksanakan pengabdian di desa kami. Kami memberikan kesempatan sebesar-besarnya kepada adik-adik semua untuk kembali lagi ke Desa Tulusbesar. Anggap Desa Tulusbesar ini sebagai rumah kedua bagi kalian,” ujar Siratyudin.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN MAs memberikan warna tersendiri bagi masyarakat. Interaksi dan kebersamaan yang terjalin diharapkan dapat memberikan manfaat, baik bagi masyarakat maupun mahasiswa.
Bagi mahasiswa, Desa Tulusbesar bukan sekadar tempat menjalankan program kerja, tetapi juga ruang untuk belajar tentang kehidupan bermasyarakat. Berbagai pengalaman bersama warga menjadi bekal berharga yang akan dibawa kembali ke daerah dan perguruan tinggi masing-masing.
Meski masa KKN MAs telah berakhir, mahasiswa berharap hubungan silaturahmi dan berbagai manfaat dari program yang telah dilaksanakan dapat terus terjaga. Perpisahan tersebut menjadi penutup perjalanan pengabdian mahasiswa dari berbagai daerah yang dipertemukan di Desa Tulusbesar dalam satu semangat: mengabdi dan memberi manfaat bagi masyarakat. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments