Iklan SDM 4 Mudipat 2026

TEFA Terhubung Industri, SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Jadi Rujukan SMK Pekanbaru

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
TEFA Terhubung Industri, SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen Jadi Rujukan SMK Pekanbaru
Sambutan hangat penerimaan kunjungan SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru di Ruang Multimedia Kampus 1 SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen (Syaiful Efendi/PWMU.CO)
BANNER RSI AISYIYAH MALANG
pwmu.co -

Menghadirkan industri langsung ke lingkungan sekolah untuk merekrut siswa kelas XII dan alumni menjadi salah satu keunggulan SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Kabupaten Malang. Praktik pengelolaan pendidikan vokasi tersebut menarik perhatian SMK Muhammadiyah 2 Pekanbaru, Riau, yang melakukan kunjungan studi tiru, Kamis (5/11/2026).
Rombongan yang terdiri atas wakil kepala sekolah dan kepala tata usaha itu didampingi perwakilan Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau serta Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Pekanbaru. Mereka disambut di Ruang Multimedia Kampus 1 untuk berdiskusi mengenai manajemen sekolah, strategi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), pengelolaan Teaching Factory (TEFA), hingga pemasaran lulusan.
SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen dikenal memiliki jejaring kemitraan yang luas dengan dunia industri, termasuk sektor manufaktur dan pertambangan. Melalui kerja sama tersebut, sejumlah perusahaan datang langsung ke sekolah untuk melakukan rekrutmen siswa kelas XII maupun alumni.
Sekolah juga mengoptimalkan Bursa Kerja Khusus (BKK) dengan menyediakan layanan bimbingan karier hingga fasilitas pengantaran kerja. Dengan demikian, pendampingan siswa tidak berhenti ketika mereka menyelesaikan pendidikan, tetapi berlanjut hingga memasuki dunia kerja.
TEFA Libatkan Industri
Selain kemitraan kerja, SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen menerapkan pembelajaran TEFA yang dikelola secara profesional dengan melibatkan industri sebagai pengendali mutu pekerjaan. Model ini memungkinkan siswa memperoleh pengalaman kerja yang lebih dekat dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Sekolah tersebut memiliki delapan konsentrasi keahlian, yakni Teknik Pemesinan, Teknik Otomasi Industri, Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Komputer dan Jaringan, Teknik Sepeda Motor, Desain Komunikasi Visual, Teknik Kimia Industri, serta Teknik Alat Berat.
Rekam jejak prestasinya juga menjadi alasan sekolah ini dipilih sebagai tujuan studi tiru atas rekomendasi Pimpinan Pusat Muhammadiyah. SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen pernah mengirimkan alumni untuk mewakili Indonesia dalam WorldSkills Competition (WSC), mulai dari Abu Dhabi 2017, Kazan Rusia 2019, hingga Shanghai China 2026. Sekolah ini juga dikenal melalui pembinaan prestasi Lomba Kompetensi Siswa (LKS) dan program SMK Binaan Astra International.
Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Riau, Dr. Harmani, S.Psi., M.Si., mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut bertujuan mempelajari secara langsung praktik baik pengelolaan pendidikan vokasi di Kepanjen.
“Kami datang ke sini atas rekomendasi PP Muhammadiyah Jakarta. Kami ingin menyerap secara langsung bagaimana tata kelola manajemen di sini, mulai dari strategi SPMB, tata kelola TEFA yang riil terhubung dengan industri, hingga strategi pemasaran lulusannya, agar dapat kami adopsi dan terapkan untuk kemajuan sekolah kami di Pekanbaru,” ungkapnya.
Saling Berbagi Praktik Baik
Kepala SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen, Moch. Arief Luqman Hakim, M.Pd., menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa pertemuan antarsekolah Muhammadiyah bukan hanya kesempatan berbagi pengalaman, melainkan juga ruang untuk saling menguatkan.
Menurutnya, pengembangan pendidikan vokasi membutuhkan penyelarasan kurikulum dengan industri, pengelolaan TEFA yang tepat, serta ekosistem pembelajaran yang responsif terhadap kebutuhan pasar kerja.
Usai sesi diskusi, rombongan diajak mengunjungi berbagai fasilitas sekolah. Mereka meninjau bengkel Teknik Otomasi Industri, laboratorium Teknik Komputer dan Jaringan, laboratorium Teknik Kimia Industri, bengkel Teknik Sepeda Motor, Teknik Kendaraan Ringan, dan Teknik Pemesinan di Kampus 1.
Kunjungan berlanjut ke fasilitas TEFA konsentrasi keahlian Teknik Kendaraan Ringan dan Teknik Sepeda Motor, serta laboratorium Desain Komunikasi Visual dan bengkel Teknik Alat Berat di Kampus 2. Rombongan juga melihat pembangunan Menara KH Ahmad Dahlan yang telah mencapai lantai tujuh.
Melalui kunjungan ini, kedua sekolah berharap dapat memperkuat kolaborasi dan mengembangkan praktik baik pendidikan vokasi. Pertukaran pengalaman tersebut diharapkan mendorong lahirnya lulusan sekolah Muhammadiyah yang kompeten, berkarakter, dan siap bersaing di dunia kerja. (*)

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026
Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 06/11/2026 21:00
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu