Peringatan Hari Pendidikan Nasional dimanfaatkan MI Muhammadiyah 21 Kapas untuk menyelenggarakan rangkaian kegiatan edukatif yang melibatkan guru, siswa, serta wali murid dari jenjang TK dan MI, pada Jumat (2/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 500 peserta dan berlangsung di lingkungan madrasah serta kawasan Desa Kapas.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan upacara bendera yang berlangsung tertib. Seluruh peserta mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai bentuk pengenalan keragaman budaya kepada siswa sejak dini.
Dalam amanatnya, Kepala Madrasah, Muhammad Yusron, menyampaikan pentingnya memaknai Hari Pendidikan Nasional sebagai momentum untuk mengenang sejarah perjuangan bangsa.
“Hari Pendidikan Nasional adalah sarana bagi kita untuk mengingat bahwa kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari peran pemuda dan pemudi yang berpendidikan. Para tokoh pahlawan telah mencurahkan ide dan gagasan terbaiknya, salah satunya Ki Hajar Dewantara yang mendirikan Taman Siswa sebagai wadah pendidikan bagi pribumi. Dari sinilah awal mula terbentuknya NKRI hingga merdeka seperti sekarang,” ungkapnya.
Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pawai budaya yang diikuti siswa bersama guru dan wali murid mengelilingi kawasan Desa Kapas. Para peserta menampilkan berbagai busana adat dari beragam suku di Indonesia. Sejumlah siswa juga membawa properti berupa tumpeng yang disusun dari aneka jajanan dan diarak selama kegiatan berlangsung.

Setelah kembali ke madrasah, peserta beristirahat sambil menikmati hidangan yang telah disiapkan serta berinteraksi dengan sesama peserta. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan salat dhuha berjamaah.
Sebagai bagian akhir dari rangkaian kegiatan, panitia menyelenggarakan lomba cerdas cermat yang menguji pengetahuan siswa dalam bidang wawasan kebangsaan, keagamaan, dan kemuhammadiyahan. Lomba tersebut diikuti oleh perwakilan siswa dan berlangsung sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan panitia.
Dalam kesempatan tersebut, salah satu panitia, Pak Affan, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pentingnya keberagaman.
“Kami berharap anak-anak dapat memahami bahwa keberagaman budaya di Indonesia adalah kekayaan yang harus dijaga. Perbedaan bukan untuk diperselisihkan, melainkan menjadi dasar untuk menumbuhkan rasa kasih sayang dan hidup rukun. Inilah wujud nyata sikap cinta tanah air demi Indonesia yang damai, aman, dan sentosa,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 di MI Muhammadiyah 21 Kapas ditutup dengan sesi foto bersama serta pembagian hadiah kepada para pemenang lomba. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments