Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Milad Aisyiyah ke-109, PRA Kroman Gresik Gelar Wisata Religi dan Donasi di Blitar

Iklan Landscape Smamda
Milad Aisyiyah ke-109, PRA Kroman Gresik Gelar Wisata Religi dan Donasi di Blitar
Aisyyah Kroman Gresik saat di Masjid Ar-Rahman Blitar. Foto: Istimewa
pwmu.co -

Semarak Milad Aisyiyah ke-109 diwujudkan Pimpinan Ranting Aisyiyah Kroman melalui aksi nyata. Dalam kegiatan wisata religi ke Blitar, Ahad (10/5/2026), puluhan anggota PRA Kroman tak hanya melakukan perjalanan silaturahmi, tetapi juga menyalurkan donasi perlengkapan ibadah dan bantuan tunai untuk Masjid Ar-Rahman sebagai bentuk syukur atas usia Aisyiyah yang genap 109 tahun.

Awalnya kegiatan ini dirancang sebagai wisata religi biasa untuk penyegaran anggota. Namun karena waktu pelaksanaan berdekatan dengan Milad Aisyiyah ke-109 yang jatuh pada 19 Mei 2026, pengurus PRA Kroman segera mengubah konsep. Wisata tetap jalan, tapi dibalut dengan aksi nyata sebagai wujud syukur atas usia Aisyiyah yang ke-109 tahun.

Ketua PRA Kroman, Nofiani, menjelaskan keputusan itu diambil cepat dalam rapat terbatas.

“Milad Aisyiyah harus diisi dengan amal. Mumpung tanggalnya dekat, sekalian kita bawa misi berbagi. Ini cara kita meneladani Nyai Ahmad Dahlan,” tuturnya.

Begitu konsep baru disepakati, pengurus langsung bergerak. Sehari sebelum keberangkatan, Sabtu 9 Mei 2026, pengurus mengajak seluruh anggota PRA Kroman untuk menyumbang peralatan ibadah.

Tawarannya terbuka: boleh berupa mukena, Al-Qur’an, sajadah, atau bentuk uang tunai. Tidak ada paksaan dan tidak ada nominal wajib.

Respons anggota luar biasa. Sejak pagi hingga sore, rumah Nofiani yang jadi pos pengumpulan ramai didatangi anggota. Ada yang membawa mukena baru, ada yang mewakafkan Al-Qur’an atas nama keluarga, ada yang menyerahkan sajadah, dan banyak juga yang menitipkan uang. Semua dicatat dan dikemas rapi oleh tim, agar mudah diserahkan saat di lokasi.

“Alhamdulillah kompak. Niatnya hanya sehari, tapi terkumpul banyak. Ini bukti Ibu-Ibu Aisyiyah Kroman ringan tangan kalau untuk ibadah,” kata bu Nofi, (panggilan akrabnya).

Dua Destinasi Penuh Makna

Pagi, rombongan berangkat menuju Blitar. Destinasi pertama adalah Kampung Coklat. Di sana anggota belajar proses pengolahan kakao dari kebun hingga jadi produk. Bagi PRA Kroman, ini bukan sekadar wisata. Banyak anggota yang terinspirasi untuk mengembangkan ekonomi keluarga.

“Aisyiyah dorong perempuan berdaya. Dari coklat kita belajar, usaha kecil bisa jadi besar kalau tekun,” ujar salah satu peserta.

Puncak kegiatan berlangsung di destinasi kedua: Masjid Ar-Rahman Blitar. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh takmir masjid, Khoir. Beliau mengapresiasi niat PRA Kroman yang datang bersilaturahmi sekaligus membawa bantuan.

SMPM 5 Pucang SBY

Setelah ramah tamah singkat, acara inti dimulai. Pengurus PRA Kroman secara simbolis menyerahkan semua hasil donasi yang dikumpulkan sehari sebelumnya kepada takmir Masjid Ar-Rahman. Beberapa mukena, mushaf Al-Qur’an, sajadah baru, serta dana tunai diterima langsung oleh Khoir.

Salah satu anggota PRA Kroman Lilik Lathifah , mengaku terharu bisa ikut berbagi. “Awalnya saya kira cuma wisata biasa. Ternyata diajak sedekah bareng-bareng. Rasanya plong, pulang bawa oleh-oleh pahala. Semoga Aisyiyah makin berkah di usia 109 tahun ini,” ujarnya, lalu tersenyum.

“Kami tidak menyangka. Ibu-Ibu Aisyiyah dari Gresik datang membawa berkah. InsyaAllah sangat bermanfaat untuk jamaah di sini, terutama jamaah perempuan ,” ucap Khoir dengan rasa haru

Sebagai penutup rangkaian serah terima, pengurus PRA Kroman dan seluruh anggota berfoto bersama dengan pengurus Masjid Ar-Rahman di masjid. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Senyum mengembang dari semua yang hadir, menjadi simbol eratnya ukhuwah antara Aisyiyah dan takmir masjid. Momen ini sekaligus menjadi dokumentasi bahwa Milad Aisyiyah ke-109 dirayakan dengan kebersamaan dan aksi nyata.

Nofiani menegaskan, aksi ini adalah kado sederhana dari PRA Kroman untuk Milad Aisyiyah ke-109.

“Usia 109 tahun artinya Aisyiyah sudah sangat dewasa. Tugas kita merawat spiritnya: menggerakkan perempuan untuk peduli dan berbagi. Hari ini kami belajar bahwa niat baik kalau dijalankan bersama, hasilnya besar,” ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama di Masjid Ar-Rahman. Anggota mendoakan Aisyiyah, mendoakan bangsa, dan mendoakan keluarga masing-masing. Wajah-wajah lelah setelah perjalanan terbayar dengan rasa syukur dan bahagia.

Bagi PRA Kroman, Wisata Religi ke Blitar tahun ini terasa berbeda. Dari Kampung Coklat mereka membawa ilmu pemberdayaan.

Dari Masjid Ar-Rahman mereka menebar manfaat dan mengabadikan kebersamaan lewat foto bersama. Perubahan konsep karena Milad Aisyiyah justru membuat kegiatan lebih berisi.

“Semoga Aisyiyah makin kokoh, makin memberi cahaya. Dari Kroman untuk umat,” tutup Nofiani. (*)

Revisi Oleh:
  • Agus Wahyudi - 11/05/2026 05:18
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡