Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Parade Tasmi’ Kedua SD Mutu: Keteladanan Guru, Inspirasi bagi Generasi Penghafal Al-Qur’an

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Parade Tasmi’ Kedua SD Mutu: Keteladanan Guru, Inspirasi bagi Generasi Penghafal Al-Qur’an
Ananda Aqifa Naila Zahira, kelas 5 Saudi Arabia B tasmi' juz 2 dalam sekali duduk dalam Parade Tasmi' kedua SD Mutu Paiton (Alfiatin Arif/PWMU.CO).
pwmu.co -

SD Muhammadiyah 1 Paiton kembali menghadirkan semangat cinta Al-Qur’an melalui Parade Tasmi’ Kedua yang berlangsung pada Kamis, (17/9/2026) bertempat di Masjid Mujahidin. Kegiatan ini menjadi salah satu ikhtiar sekolah dalam membangun budaya Qur’ani sekaligus menumbuhkan semangat murid dan guru untuk menjaga hafalan Al-Qur’an hingga mencapai derajat mutqin.

Acara dibuka dengan sambutan Kepala SD Muhammadiyah 1 Paiton, Irhamni Lailatul Maghfiroh, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan Parade Tasmi’ tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai bagian dari pembinaan Al-Qur’an di lingkungan sekolah.

Pada kesempatan kali ini, Parade Tasmi’ diikuti oleh Meli Mustafiah, S.Pd.I. yang membacakan Juz 15, serta Ananda Aqifa Naila Zahira, murid kelas 5 Saudi Arabia B, yang membacakan Juz 2. Keduanya menyetorkan hafalan dalam satu kali duduk sebagai wujud kesungguhan dalam menjaga dan meningkatkan kualitas hafalan Al-Qur’an.

Koordinator Bidang Al-Qur’an, Alfiatin Arif, S.Si., menyampaikan pesan mendalam bahwa SD Mutu dibangun atas keteladanan, bukan sekadar tuntutan.

“Ketika murid berproses menuju mutqin hingga sanggup tasmi’ sekali duduk, guru pun berjalan di lintasan yang sama,” tuturnya.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Keteladanan, lanjutnya, akan lebih mudah menyentuh hati ketika seorang guru melakukan apa yang ia minta dari murid-muridnya.

Rangkaian acara ditutup oleh Mohammad Daffa Abil Khibran Al-Hafidz selaku pentasmi’, dengan doa dan harapan agar hafalan para peserta senantiasa diberikan kelancaran, kekuatan, dan kemantapan hingga mencapai hafalan yang mutqin.

Parade Tasmi’ kedua ini menjadi pengingat bahwa perjalanan bersama Al-Qur’an bukan hanya tentang seberapa banyak ayat yang dihafal, tetapi tentang bagaimana Al-Qur’an menjadi bagian dari keteladanan, kedisiplinan, dan kehidupan sehari-hari. (*)

SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu