Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Patroli Bahasa BSI Modern UMM Temukan 80 Kesalahan Ejaan di Ruang Publik

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Patroli Bahasa BSI Modern UMM Temukan 80 Kesalahan Ejaan di Ruang Publik
Dok: UMM
BANNER RSI AISYIYAH MALANG
pwmu.co -

Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia Modern (BSI Modern) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar aksi Patroli Bahasa untuk mengedukasi masyarakat tentang penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di ruang publik Kota Malang.

Kegiatan yang berlangsung pada Ahad (25/10/2026) ini digelar untuk memperingati Bulan Bahasa sekaligus menyambut Hari Sumpah Pemuda. Tim patroli menyusuri kawasan Jalan Bendungan hingga Jalan Besar Ijen dan menemukan sedikitnya 80 kesalahan penulisan maupun ejaan bahasa Indonesia.

Ketua Program Studi BSI Modern UMM, Dr. M. Isnaini, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi sekaligus memberikan edukasi mengenai penggunaan bahasa Indonesia yang belum sesuai dengan kaidah kebahasaan dan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Menurutnya, penggunaan bahasa di ruang publik perlu mendapat perhatian karena menjadi bagian dari wajah literasi masyarakat.

“Melalui Patroli Bahasa ini, kami menemukan masih banyak penggunaan bahasa Indonesia yang keliru pada penulisan informasi publik, penamaan toko, spanduk, hingga papan iklan. Contoh paling sederhana namun sering dijumpai adalah kesalahan penulisan imbuhan di- yang digabung dengan kata depan di, seperti kata ‘dijual’ yang justru ditulis terpisah menjadi ‘di jual’, serta berbagai kekeliruan ejaan lainnya,” ungkap Isnaini.

Dalam patroli tersebut, dosen dan mahasiswa BSI Modern UMM menelusuri sejumlah ruas jalan di Kota Malang. Perjalanan dimulai dari kawasan Jalan Bendungan dan berakhir di Jalan Besar Ijen.

Sepanjang rute itu, tim mencatat sedikitnya 80 temuan kesalahan penulisan dan ejaan. Kesalahan ditemukan pada berbagai media informasi publik, mulai dari spanduk, papan nama usaha, hingga papan iklan.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pencatatan kesalahan. Tim juga melakukan pendekatan edukatif dengan memberikan penjelasan kepada masyarakat dan pemilik usaha mengenai penulisan yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.

“Kami tidak hanya mengidentifikasi, tetapi juga langsung memberikan edukasi kepada masyarakat dan pemilik usaha. Tim membagikan selebaran edukatif yang berisi letak koreksi bahasa beserta rekomendasi perbaikannya agar sesuai dengan standar KBBI,” tambah Isnaini.

Melalui cara tersebut, tim berharap masyarakat semakin memahami pentingnya ketepatan berbahasa, terutama dalam menyampaikan informasi kepada khalayak.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Rangkaian Patroli Bahasa berakhir di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Besar Ijen. Puncak kegiatan diisi dengan orasi kebahasaan, pembacaan ikrar Sumpah Pemuda, serta deklarasi komitmen bersama untuk menjaga penggunaan bahasa Indonesia yang benar dan santun.

Kegiatan tersebut juga dimeriahkan oleh sejumlah penampilan seni. Salah satu yang menarik perhatian adalah penampilan mahasiswa mancanegara peserta program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) UMM yang memainkan alat musik tradisional angklung bersama mahasiswa BSI Modern.

Selain pertunjukan angklung, acara diisi dengan musik akustik, pertunjukan dramatik, dan pembacaan puisi doa bagi keselamatan bangsa.

Rangkaian kegiatan itu menjadi ruang bagi mahasiswa Indonesia dan mahasiswa mancanegara untuk berinteraksi melalui bahasa, seni, dan budaya.

Melalui kegiatan Patroli Bahasa, BSI Modern UMM mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan penggunaan bahasa Indonesia dalam berbagai bentuk komunikasi di ruang publik.

Upaya tersebut menjadi relevan di tengah perkembangan komunikasi dan semakin luasnya penggunaan istilah asing dalam kehidupan sehari-hari. Ketepatan ejaan, pemilihan kata, dan penyampaian informasi yang santun perlu terus diperhatikan agar bahasa Indonesia tetap digunakan secara baik dan sesuai konteks.

Peringatan Bulan Bahasa dan penyambutan Hari Sumpah Pemuda melalui kegiatan ini juga mengingatkan kembali peran bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi sekaligus pemersatu bangsa.

Dengan menggabungkan edukasi kebahasaan dan pertunjukan seni, BSI Modern UMM berupaya menjadikan pelestarian bahasa Indonesia sebagai gerakan yang dekat dengan kehidupan masyarakat, bukan hanya kegiatan di ruang kelas.

Revisi Oleh:
  • Satria - 27/10/2026 06:35
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu