Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Solokuro menggelar kegiatan rutin Triwulan IX yang dirangkai dengan peringatan Milad ‘Aisyiyah ke-109 pada Jumat (22/5/2026) bertempat di PR ‘Aisyiyah Palirangan. Kegiatan berlangsung meriah, penuh semangat kebersamaan, serta sarat nilai dakwah dan pemberdayaan masyarakat.
Acara diawali dengan pelaksanaan “Senam ‘Aisyiyah Bahagia” yang diikuti sekitar 180 peserta dari PCA Solokuro dan seluruh PRA se-Cabang Solokuro. Suasana penuh antusias tampak mewarnai kegiatan tersebut sebagai bentuk semangat menjaga kesehatan dan mempererat ukhuwah antaranggota.
Usai senam, PCA Solokuro mengadakan kuis seputar Milad ‘Aisyiyah sebagai bentuk apresiasi kepada peserta sekaligus mengingat kembali sejarah panjang perjalanan organisasi perempuan Muhammadiyah tersebut. Para peserta tampak antusias mengikuti kuis yang berlangsung meriah dan menghibur.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembukaan resmi Triwulan IX PCA Solokuro. Dalam sambutannya, Ketua PCA Solokuro, Siti Mukholifah menyampaikan refleksi perjalanan panjang ‘Aisyiyah selama 109 tahun dalam mengemban amanah dakwah amar ma’ruf nahi munkar.
“Usia lebih dari satu abad bukanlah perjalanan yang singkat. Ini adalah bukti nyata keteguhan para pendahulu kita dalam membangun peradaban umat melalui pendidikan, kesehatan, pelayanan sosial, pemberdayaan perempuan, ketahanan keluarga, hingga dakwah kemanusiaan yang menyejukkan,” tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa tema Milad ‘Aisyiyah ke-109, yakni “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian,” menjadi pengingat bahwa dakwah tidak hanya hadir dalam ceramah, tetapi juga dalam tindakan nyata yang membawa manfaat dan solusi bagi kehidupan umat.
Menurutnya, kader ‘Aisyiyah memiliki tanggung jawab besar untuk memperkuat dakwah kemanusiaan dimulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat luas. Momentum Milad ini, lanjutnya, harus menjadi sarana muhasabah, memperkuat semangat berorganisasi, mempererat ukhuwah, serta meningkatkan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa.
“Kita ingin ‘Aisyiyah terus menjadi pelita peradaban, melahirkan generasi berakhlak mulia, perempuan yang berdaya, keluarga yang tangguh, serta masyarakat yang damai dan berkemajuan,” ujarnya.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Solokuro sekaligus membuka kegiatan penyuluhan hukum bertema “Peran Paralegal dalam Bantuan Hukum di Masyarakat.”
Penyuluhan hukum menghadirkan narasumber Juris Justitio Hakim Putra dari LABH ALBANNA Lamongan. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan peran penting paralegal dalam mendampingi masyarakat, mulai dari pelatihan dan pendidikan hukum, konsultasi bantuan hukum, pemberdayaan masyarakat, hingga advokasi perubahan kebijakan di berbagai tingkatan.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang disambut antusias para peserta. Melalui kegiatan ini, PCA Solokuro berharap para kader ‘Aisyiyah semakin memahami pentingnya literasi hukum serta mampu menjadi bagian dari gerakan dakwah kemanusiaan yang mencerahkan masyarakat. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments