PD IGABA Bojonegoro menggelar workshop peningkatan kompetensi pendidik PAUD di bawah naungan ‘Aisyiyah dengan tema Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK) dan Digitalisasi Pembelajaran. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah lantai 2, Kompleks Masjid At-Taqwa, Jl. Teuku Umar No. 48 Bojonegoro, Sabtu (25/4/2026).
Workshop ini diikuti oleh 160 peserta yang terdiri dari seluruh pendidik PAUD ‘Aisyiyah di wilayah Bojonegoro. Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars ‘Aisyiyah, Mars IGABA, dilanjutkan lantunan ayat suci Al-Qur’an serta doa.
Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua PD IGABA Bojonegoro, Dwi Anjarwati, S. Pd. Ia menegaskan bahwa setelah IGABA mandiri, organisasi terus berbenah dan berkomitmen meningkatkan kualitas, baik dari sisi sarana-prasarana maupun kompetensi pendidik.
Sambutan kedua disampaikan oleh Sekretaris PDA Bojonegoro, Dra. Siti Nurhayati. Ia mendorong agar IGABA Bojonegoro terus meningkatkan kompetensi guru PAUD demi mewujudkan lembaga pendidikan ‘Aisyiyah yang unggul.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro, Drs. EC. M. Anwar Mukhtadlo, M. Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.
Memasuki sesi materi, peserta mendapatkan berbagai pembekalan penting. Materi pertama dan kedua disampaikan oleh Nur Mazidah, S. Pd.I, M. Pd, trainer PAUD nasional sekaligus Ketua IGSBB Bojonegoro, yang membahas tentang komunikasi efektif dan manajemen kelas.
Selanjutnya, materi ketiga mengenai koding disampaikan oleh Laily Ummul Mukminin, S. Pd. Ia menjelaskan bahwa aktivitas koding dapat melatih ketekunan, meningkatkan kepercayaan diri, serta mempersiapkan anak menghadapi era teknologi.
Materi keempat disampaikan oleh Sulasmi, S. Pd, terkait strategi pemanfaatan Platform Rumah Pendidikan (ruang murid) dalam pembelajaran.
“Di Era Saat ini kita sudah dibekali dengan PID (papan interaktif digital) dari pemerintah yang dapat digunakan sebagai jembatan transformasi digital, menggantikan papan tulis konvensional dengan fitur screen mirroring, akses internet, serta kemampuan menyimpan hasil kerja secara digital”. Ujarnya
Ia juga menegaskan bahwa workshop ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menciptakan pembelajaran yang inovatif, berkarakter, dan berbasis teknologi. Program ini mengintegrasikan pendekatan deep learning dengan pemanfaatan alat digital untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih aktif.
Salah satu peserta, Pita Khoirunnisa dari KB ‘Aisyiyah Qurrota ‘Ayun, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan ini.
“Senang sekali, karena dengan adanya workshop ini kita menjadi lebih paham cara menciptakan suasana belajar menyenangkan dan guru bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi saat ini sehingga bisa menggali potensi anak”
Kegiatan workshop ditutup dengan sesi refleksi dan Rencana Tindak Lanjut (RTL). Diharapkan, melalui kegiatan ini para pendidik PAUD ‘Aisyiyah semakin siap menghadapi tantangan pendidikan di era digital sekaligus mampu membentuk karakter anak sejak dini.





0 Tanggapan
Empty Comments