Tiga siswa dari MI Muhammadiyah 7 Kenep Balen Bojonegoro berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan lolos ke babak Grand Final Kompetisi Matematika Nalaria Realistik (KMNR) ke-21 Tahun 2026. Grand final ajang bergengsi tingkat nasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada Ahad, (26/4/2026) bertempat di Universitas Terbuka Convention Center, Tangerang.
Adapun tiga siswa yang berhasil melaju ke babak final yaitu Zahwa Syabila Fahmida (kelas 2), Adeeva Aprillia (kelas 4), dan Pavita Alya Az-Zahra (kelas 6).
Kepala MI Muhammadiyah 7 Kenep Balen Bojonegoro, Suprapto, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada tim pembina olimpiade yang telah berperan besar dalam mengantarkan siswa hingga ke tingkat nasional. Ia memberikan penghargaan khusus kepada Luluk Ismiati, Nikmah Khasanah, dan Nova Riana Putri atas dedikasi, kesabaran, serta kerja keras dalam membimbing siswa secara konsisten.
Menurut Suprapto, keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran para pembina yang telah menyusun program latihan secara terarah, membina mental siswa, serta menumbuhkan semangat belajar sejak awal. Ia juga menegaskan bahwa para pembina telah menunjukkan komitmen tinggi tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam membentuk karakter dan rasa percaya diri siswa.
Ia berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh guru dan peserta didik untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran serta mempertahankan tradisi berprestasi di masa mendatang.
Semangat Belajar
Tim pembina olimpiade menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada para siswa yang berhasil lolos ke Grand Final KMNR-21 Tahun 2026 atas kerja keras, ketekunan, dan semangat belajar yang telah ditunjukkan selama proses pembinaan. Mereka menilai keberhasilan ini merupakan hasil dari usaha bersama yang patut dibanggakan.
Di sisi lain, para pembina juga memberikan pesan penyemangat kepada siswa yang belum berhasil lolos pada kesempatan kali ini. Mereka mengingatkan agar tidak berkecil hati dan tetap menjaga semangat belajar, karena masih terbuka peluang di tahun-tahun mendatang untuk kembali berjuang dan meraih prestasi yang lebih baik. Menurut mereka, setiap proses adalah bagian penting dari perjalanan menuju keberhasilan.
Sementara itu, para wali siswa turut menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas keberhasilan anak-anak mereka.
Lis mengaku tidak menyangka anaknya dapat melangkah sejauh ini hingga berhasil lolos ke Grand Final KMNR. Ia menilai pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras anak, dukungan sekolah, serta doa keluarga.
Nur juga menyampaikan rasa haru dan bahagianya. Ia mengatakan bahwa sejak awal pembinaan, anak-anak sudah menunjukkan semangat belajar yang tinggi. Ia berharap pengalaman ini menjadi motivasi untuk terus berprestasi di masa depan.
Sementara itu, Eko menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak sekolah serta para pembimbing olimpiade. Ia menilai keberhasilan ini merupakan hasil dari proses panjang yang disiplin dan penuh dukungan semua pihak. Ia juga berharap para siswa dapat tampil maksimal pada babak final dan meraih hasil terbaik. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments