Regional Meeting Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting, dan Pemakmuran Masjid (LPCRPM) klaster Pantura PDM Jawa Timur sukses digelar di Aula Mulia SMK Muhammadiyah 5 Gresik, yang berlokasi di Jalan Raya Sirowiti, Desa Sumurber, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan ini mempertemukan perwakilan LPCRPM dari empat daerah di wilayah Pantura, yakni Lamongan, Gresik, Bojonegoro, dan Tuban. Pertemuan ini menjadi ajang strategis untuk memperkuat koordinasi serta menyatukan langkah dalam pengembangan cabang, ranting, dan pemakmuran masjid Muhammadiyah di kawasan pesisir utara Jawa Timur.
Selain ketua dan anggota LPCRPM masing-masing PDM, juga hadir sebagai peserta regional meeting ketua dan sekretaris atau yang mewakili masing-masing pimpinan cabang Muhammadiyah (PCM) dari 4 PDM klaster pantura.
Dalam suasana penuh keakraban, para peserta membahas berbagai isu penting, mulai dari penguatan kelembagaan LPCRPM, optimalisasi fungsi masjid sebagai pusat ibadah dan pemberdayaan umat, hingga strategi pengembangan ranting yang lebih aktif dan mandiri. Diskusi berlangsung dinamis dengan saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik dari masing-masing daerah.
Sinergi yang Lebih Solid
Panitia pelaksana yang juga kepala SMK Muhammadiyah 5 Gresik, Safiq Abdillah, ST MM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangun sinergi yang lebih solid antar Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) di wilayah Pantura.
“Melalui pertemuan ini, diharapkan muncul gagasan dan program nyata yang mampu menghidupkan cabang dan ranting serta memakmurkan masjid sebagai pusat peradaban umat,” ungkapnya.
Di samping itu, beliau juga menceritakan perihal SMK yang dipimpinnya. SMK Muhammadiyah 5 termasuk relatif baru, berdiri tahun 2018, menempati area seluas 3.900 m², dan baru kurang lebih 1 ha yang berdiri bangunan. Alhamdulillah saat ini sudah bisa menambah satu progli, yaitu instalasi listrik dari dua progli sebelumnya, katanya.
Dr. Sulthon Amin MM, wakil ketua PWM Jawa Timur yang membintangi LPCRPM dalam sambutan pembukaan menyampaikan pentingnya bicara eksistensi ranting dan cabang. Mendirikan ranting itu memang berat, penuh hambatan dan keuletan para pelakunya. Maka dari kegiatan ini diharapkan PCM-PCM bisa bersinergi dan saling menimba ilmu, pengalaman dan keunggulan masing-masing PCM.
Dengan terselenggaranya Regional Meeting ini, diharapkan LPCRPM di wilayah Pantura Jawa Timur semakin kokoh dalam menjalankan perannya serta mampu menghadirkan masjid yang tidak hanya ramai dalam ibadah, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Demikian harapan pak Sultion Amin mengakhiri sambutannya.
Diskusi panel dilanjut okeh LPCRPM Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur yang berlangsung 2 sesi. Sesi pertama tentang LPCRPM dan AM3 (Akademi Marbot Masjid Muhammadiyah). Sesi 2, membahas tentang Lazismu dan progres pendataan kegiatan sosial kemanusiaan, seperti QurbanMu, zakat, infaq dan shodaqoh.
Dalam kedua sesi ini, selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi kelompok, tanya jawab, masukan-masukan dari peserta dan perumusan rencana tindak lanjut yang akan diimplementasikan di masing-masing daerah. Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang acara, mencerminkan semangat bersama dalam memajukan dakwah Muhammadiyah. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments