Sebanyak 140 calon siswa baru mengikuti Placement Program yang digelar MI Muhammadiyah 1 Pare (Mimsapa) Kediri untuk mengenalkan lingkungan madrasah melalui kegiatan belajar dan bermain, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 11.00 WIB tersebut dipusatkan di halaman timur dan Gedung Ki Bagoes Hadikoesoemo. Para calon siswa hadir bersama orang tua untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang sebagai pengenalan awal terhadap lingkungan madrasah, guru, dan calon teman mereka.
Placement Program tidak hanya diarahkan untuk mengetahui kesiapan calon siswa secara fisik, mental, dan sosial. Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi madrasah untuk mengenalkan suasana pembelajaran melalui aktivitas yang sesuai dengan usia anak, yakni bermain, bergerak, mengenal huruf, angka, kata, serta pembiasaan keagamaan.
Setelah melakukan registrasi, calon siswa memasuki area madrasah melalui gerbang penyambutan yang telah disiapkan panitia. Suasana kegiatan semakin meriah dengan kehadiran badut yang menghibur para calon siswa sebelum rangkaian acara dimulai.
Kegiatan diawali dengan penataan peserta ke dalam 14 kelompok. Para calon siswa kemudian berkenalan dengan guru yang bertugas sebagai pendamping atau guide kelompok masing-masing. Rangkaian pembukaan dipandu oleh MC Arie Maulana, S.Pd.I. dan Maulidah Lailatul Shoimah, S.Pd.
Setelah pembagian kelompok, para calon siswa mengikuti senam bersama. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari aktivitas awal sebelum peserta diarahkan menuju lima pos belajar dan bermain secara bergantian.
Lima Pos Belajar dan Bermain
Lima pos yang disiapkan Mimsapa terdiri atas Pos Kenal Kata, Pos Kenal Huruf, Pos Kenal Angka, Pos Anak Sholeh, dan Pos Motorik. Setiap pos memiliki fokus kegiatan yang berbeda untuk mengenalkan kemampuan dasar kepada calon siswa melalui permainan dan pendampingan guru.
Pada Pos Kenal Kata, calon siswa diajak mengenal kata-kata sederhana. Pos Kenal Huruf menjadi ruang pengenalan bentuk dan bunyi huruf, sedangkan Pos Kenal Angka digunakan untuk mengenalkan angka melalui aktivitas yang disesuaikan dengan kemampuan anak.
Sementara itu, Pos Anak Sholeh diarahkan pada pengenalan pembiasaan dan nilai-nilai keagamaan. Adapun Pos Motorik memberikan ruang bagi calon siswa untuk melakukan aktivitas gerak yang melatih koordinasi tubuh.
Para guru mendampingi setiap kelompok selama mengikuti kegiatan di masing-masing pos. Melalui konsep belajar sambil bermain, calon siswa dapat berinteraksi dengan guru dan peserta lain dalam suasana yang lebih santai.
Di waktu yang sama, para calon wali murid diarahkan menuju Masjid A.R. Fachruddin untuk mengikuti sosialisasi program madrasah. Sosialisasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Mimsapa, Eri Nurokhim, S.P., S.Pd., M.Kes.
Materi sosialisasi perlu menjadi bagian penting dalam kegiatan Placement Program karena memberikan kesempatan kepada orang tua untuk memperoleh informasi mengenai program pendidikan dan lingkungan belajar yang akan diikuti anak-anak mereka.
Setelah seluruh kelompok menyelesaikan rangkaian kegiatan, para calon siswa kembali berkumpul di halaman timur untuk mengikuti penutupan. Suasana kembali meriah ketika MC menawarkan balon kepada peserta.
“Ada yang mau balon?” tanya MC.
“Mau!” jawab para calon siswa serentak.
Kegiatan kemudian ditutup dengan para calon siswa kembali kepada orang tua masing-masing. Placement Program Mimsapa menjadi kesempatan bagi calon siswa untuk mengenal lingkungan madrasah melalui kegiatan edukatif, sedangkan orang tua memperoleh ruang untuk mengenal program sekolah sebelum tahun ajaran 2027/2028 dimulai. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments