Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Peran Ibu sebagai Madrasatul Ula dalam Keluarga, Kajian Wali Santri di Surabaya

Iklan Landscape Smamda
Peran Ibu sebagai Madrasatul Ula dalam Keluarga, Kajian Wali Santri di Surabaya
Peran Ibu sebagai Madrasatul Ula dalam Keluarga
pwmu.co -

Ibu memiliki peran penting sebagai madrasatul ula atau madrasah pertama dalam kehidupan anak. Melalui ucapan, perilaku, kebiasaan, hingga keteladanan sehari-hari, seorang ibu turut membentuk karakter, keimanan, dan akhlak anak.

Peran tersebut menjadi pokok bahasan dalam kajian wali santri yang digelar Panti Asuhan Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan Surabaya pada Sabtu (22/8/2026). Kegiatan itu juga dirangkai dengan pembagian sembako dan beasiswa.

Kajian berlangsung di Aula Panti Asuhan Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan, Jalan Tambak Asri No. 202 Surabaya. Agenda tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap bulan sebagai salah satu program panti asuhan.

Dalam kesempatan itu, Panti Asuhan Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan menghadirkan Ustadzah Endarwati Choiriah, SE., M.Pd.I., Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat dan Informasi Digitalisasi PCM Krembangan.

Ia menyampaikan materi bertajuk “Peran Ibu sebagai Madrasatul Ula dalam Keluarga.”

Dalam kajiannya, Ustadzah Endarwati menjelaskan bahwa pendidikan anak tidak hanya berlangsung melalui nasihat. Anak juga belajar dari berbagai hal yang mereka temui dan rasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Mulai dari ucapan yang didengar, perilaku yang dilihat, hingga kebiasaan yang dilakukan bersama keluarga, semuanya dapat menjadi bagian dari proses pembentukan kepribadian anak.

“Anak belajar bukan hanya dari apa yang kita nasihatkan, tetapi juga dari apa yang mereka dengar, lihat, dan rasakan setiap hari. Karena itu, ibu harus mampu menghadirkan keteladanan di dalam keluarga,” ujar Ustadzah Endarwati.

Menurutnya, peran ibu dalam mendidik anak juga diwujudkan melalui nasihat dan bimbingan, kasih sayang serta perhatian, hingga keteladanan dalam menjalankan ibadah dan membangun akhlak.

“Ketika seorang ibu membiasakan kebaikan di rumah, sesungguhnya ia sedang menanamkan pendidikan yang akan dibawa anak dalam kehidupannya,” tuturnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Lebih lanjut, Ustadzah Endarwati menyampaikan sejumlah peran penting ibu sebagai madrasah dalam keluarga. Salah satunya adalah menanamkan tauhid dan keimanan kepada anak sejak dini.

Pendidikan mengenai keesaan Allah dan keimanan, menurutnya, menjadi dasar bagi anak dalam menjalani kehidupan.

Selain itu, ibu juga memiliki peran sebagai teladan dalam membentuk akhlak. Keteladanan orang tua memiliki pengaruh besar karena anak cenderung meniru perilaku orang-orang yang berada paling dekat dengan mereka.

Peran berikutnya adalah membiasakan ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Pembiasaan tersebut diharapkan dapat membentuk karakter anak sehingga nilai-nilai agama tidak hanya dipahami, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan.

Pada akhir kajian, Ustadzah Endarwati mengingatkan para ibu untuk terus mendoakan dan mendampingi anak di tengah berbagai tantangan zaman.

“Dunia anak sekarang sedang tidak baik-baik saja. Karena itu, doa seorang ibu adalah senjata utama untuk membentengi anak,” pungkasnya.

Melalui kajian tersebut, peran keluarga, khususnya ibu, kembali ditekankan sebagai bagian penting dalam proses pendidikan anak sejak dini, melalui keteladanan, pembiasaan kebaikan, serta pendampingan dalam kehidupan sehari-hari.

Revisi Oleh:
  • Satria - 23/08/2026 19:32
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu