Mempersiapkan siswa di bangku sekolah dasar, terlebih dalam kelas khusus bukanlah hal yang mudah. Menjawab keresahan itu, kelas ICP SD Muhida adakan program pre-school ICP Class, Sabtu (2/5/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sejak 11 April hingga 13 Juni mendatang.
Kegiatan pre-school ICP Class dilaksanakan menjelang masuk tahun ajaran baru. Kegiatan dilaksanakan di setiap hari Jumat dan Sabtu. Di hari Jumat pre-school dimulai pada pukul 10.25 sampai 11.25, sedangkan di hari Sabtu dimulai pada pukul 07.25 hingga 09.25.
Ada tiga mata pelajaran yang diajarkan pada program ini, yaitu English, calistung dan math. Di hari Jumat hanya satu masa pelajaran dan di hari Sabtu ada dua mata pelajaran. Setiap mata pelajaran diampu oleh empat guru dan guru berputar ke setiap kelas saat sesi mengajar. Tahun ini program ini membagi tiga puluh siswa dalam 3 kelas yang diberi nama cookies, cake dan, candy.
Pre-school SD Muhida
Siswa belajar dan bermain di dalam kelas bersama guru di dalam kelas yang sudah ditentukan. Prakteknya, setiap siswa yang hadir akan mendapat pin dengan nama mereka lalu diberi buku miliknya. Buku ini berisi materi dengan tiga mata pelajaran yang diajarkan. Selain buku, pembelajaran ini juga menggunakan interactive board, dimana siswa bisa bermain langsung dengan menyentuh games di layar.
Tidak hanya fokus pada bahasa Inggris, di hari pertama pre-school SD Muhida melakukan tes membaca pada siswa. Hal ini untuk mengukur tingkat membaca siswa dalam bahasa Indonesia. Program ini mengusahakan agar siswa-siswi paham pada bahasa ibunya sebelum berbahasa Inggris. Tes membaca ini dimulai dari membaca huruf, suku kata, kata, kata tak bermakna sampai kalimat.
Ildia Ayu, koordinator kelas ICP menyebutkan jika program ini salah satu dari bentuk layangan sekolah.
“Adanya pre-school ini untuk memberikan layanan persiapan sekolah calon siswa kelas internasional (ICP) di SD Muhida,” jelasnya.
Ia menambahkan, selain itu, lewat program ini orang tua akan bisa mengetahui lingkungan sekolahnya nanti. Besar harapan sekolah dan lingkungan keluarga bisa saling bekerjasama untuk bisa menjadi support sistem bagi siswa agar dapat mengembangkan potensinya selama belajar di sekolah dasar.
Semua siswa tampak senang mengikuti program pre-school ICP Class ini. Nasha, salah satu siswa pre-school mengatakan senang mengikuti kegiatan ini.
“Senang ikut pre-school karena seru dan bertemu teman baru,” ujarnya.
Akhir kata, Ildia berharap program ini bisa membuat calon siswa kelas ICP siap belajar di kelas.
“Diharapkan dengan adanya tambahan persiapan sekolah ini siswa semakin siap untuk mengikuti proses kegiatan belajar di SD Muhida kedepannya,” ringkasnya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments