Pimpinan Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Nusa Tenggara Barat (NTB) menghadiri kegiatan Transformasi Awareness dan Sinergi Bersama Insan Dakwah Jaminan Kesehatan Nasional (TASBIH JKN) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTB di Hotel Lombok Raya, Mataram, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan bertema “Transformasi Awareness dan Sinergi Bersama Insan Dakwah JKN” tersebut menjadi wadah memperkuat kolaborasi antara lembaga keagamaan dan penyelenggara jaminan sosial dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Hadir mewakili PWM NTB, Ketua Majelis Tabligh Muhiburrahman, Lc., M.Pd., dan Sekretaris Majelis Tabligh Muhamad Sahril, M.Pd.
Kehadiran keduanya menegaskan komitmen Muhammadiyah dalam mendukung program-program kesejahteraan sosial berbasis gotong royong, termasuk Program Jaminan Kesehatan Nasional yang dikelola BPJS Kesehatan.
Melalui kegiatan TASBIH JKN, BPJS Kesehatan menggandeng para dai dan tokoh organisasi Islam untuk memperluas edukasi mengenai pentingnya kepesertaan JKN.
Pendekatan dakwah dipandang efektif karena para dai memiliki kedekatan dengan masyarakat sehingga pesan-pesan mengenai kesehatan dan jaminan sosial dapat disampaikan secara lebih mudah diterima oleh jamaah.
Selain menjalankan fungsi pembinaan spiritual, para insan dakwah juga diharapkan berperan aktif dalam meningkatkan literasi masyarakat tentang layanan kesehatan serta penguatan sistem jaminan sosial nasional.
Kegiatan ini diikuti Pengurus Pusat MUI, jajaran MUI kabupaten dan kota se-Nusa Tenggara Barat, perwakilan berbagai organisasi masyarakat Islam, serta para dai dari berbagai daerah di NTB.
Forum tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi antara BPJS Kesehatan, MUI, dan organisasi keagamaan dalam menyusun strategi edukasi publik yang lebih efektif serta menjangkau masyarakat hingga tingkat akar rumput.
Keterlibatan berbagai elemen umat Islam menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung program jaminan kesehatan sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemaslahatan masyarakat.
Bagi Majelis Tabligh PWM NTB, keikutsertaan dalam kegiatan ini sejalan dengan semangat dakwah pencerahan Muhammadiyah yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek ibadah, tetapi juga memberikan solusi atas persoalan-persoalan sosial yang dihadapi masyarakat, termasuk akses terhadap layanan kesehatan.
Muhiburrahman menegaskan bahwa partisipasi Muhammadiyah merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam memperluas manfaat Program JKN.
“Kehadiran kami dalam kegiatan ini sebagai bentuk partisipasi Majelis Tabligh PWM NTB dalam mendukung program pemerintah melalui BPJS Kesehatan,” ungkap Muhiburrahman, Lc., M.Pd.
Melalui kegiatan TASBIH JKN, diharapkan sinergi antara Muhammadiyah, MUI, BPJS Kesehatan, dan berbagai organisasi keagamaan di Nusa Tenggara Barat semakin kuat sehingga edukasi mengenai pentingnya kepesertaan JKN dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan berkelanjutan. Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi langkah nyata dalam mendukung terwujudnya cakupan kesehatan semesta (universal health coverage) yang inklusif dan berkeadilan.





0 Tanggapan
Empty Comments