Silaturahmi Dewan Perwakilan Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Indonesia (DPM PTMAI) Zona V sukses diselenggarakan di Auditorium Budi Utomo lantai 3 Universitas Muhammadiyah Lamongan pada (23/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 12.00 WIB ini menghadirkan rangkaian acara yang tidak hanya sarat makna, tetapi juga memperkuat semangat intelektual dan kebersamaan antar mahasiswa.
DPM PTMAI Zona V sendiri merupakan wadah kolaborasi mahasiswa yang mencakup wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Namun, pada kesempatan kali ini, peserta yang hadir berasal dari beberapa perguruan tinggi, di antaranya Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA), Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), STIKES Muhammadiyah Bojonegoro, STIT AR Fachruddin Bojonegoro, Universitas Islam Darul ‘Ulum (UNISDA), Universitas Islam Lamongan (UNISLA), serta STIE Muhammadiyah Tuban.
Rangkaian kegiatan diawali dengan opening yang menampilkan aksi memukau dari UKM Tapak Suci Putera Muhammadiyah Universitas Muhammadiyah Lamongan. Dua mahasiswa, Ghea dari Program Studi PGSD dan Fajar dari Program Studi Teknik Industri, tampil penuh percaya diri dengan jurus andalan mereka.
Ghea membawakan solo kreatif menggunakan keris dan kipas, sementara Fajar menampilkan jurus nasional Merpati. Penampilan berdurasi sekitar enam menit tersebut diiringi musik khas seni bela diri yang berhasil membangun suasana pembukaan yang penuh semangat dan berkarakter.
Dialektika Legislatif
Memasuki inti acara, peserta diajak mengikuti sesi Lingkar Dialektika Legislatif yang dikemas dalam bentuk talk show interaktif. Mengusung tema “Manifestasi Kolektivitas Intelektual: Dialektika Strategis dalam Menavigasi Politik Etis dan Dekadensi Kepemimpinan di Era Volatilitas”, forum ini menghadirkan dua narasumber kompeten, yakni Dr. Ahmad Sholikin dari kalangan akademisi, serta Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Lamongan periode 2024–2029 dari sisi praktisi legislatif.
Dalam diskusi tersebut, Dr. Ahmad Sholikin menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam membangun kesadaran politik yang kritis dan beretika. Ia mengajak peserta untuk tidak hanya menjadi penonton dalam dinamika politik, tetapi juga aktif berkontribusi melalui gagasan dan gerakan intelektual.
Sementara itu, narasumber dari DPRD Lamongan menyoroti pentingnya integritas dan komitmen moral dalam kepemimpinan, terutama di tengah tantangan era yang penuh ketidakpastian.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan tanggapan yang muncul selama sesi berlangsung. Diskusi berjalan dinamis dan menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki kepedulian tinggi terhadap isu-isu legislatif dan kepemimpinan.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Silaturahmi DPM PTMAI Zona V tidak hanya menjadi ajang pertemuan, tetapi juga ruang penguatan kapasitas intelektual, mempererat ukhuwah, serta mendorong lahirnya generasi mahasiswa yang kritis, etis, dan berdaya saing dalam menghadapi dinamika zaman. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments