Suasana khidmat sekaligus penuh semangat mewarnai pembukaan kegiatan Silaturahmi Dewan Perwakilan Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (DPM PTMAI) Zona V yang digelar di Auditorium Budi Utomo lantai 3 Universitas Muhammadiyah Lamongan pada (23/4/2026).
Kegiatan bertajuk Lingkar Dialektika Legislatif ini diawali dengan penampilan memukau dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Penampilan pembuka tersebut dibawakan oleh dua mahasiswa Universitas Muhammadiyah Lamongan, yakni Ghea dan Fajar.
Keduanya sukses menghadirkan nuansa seni bela diri yang sarat makna, sekaligus menunjukkan identitas Tapak Suci sebagai warisan budaya dan gerakan dakwah Muhammadiyah.
Ghea, mahasiswa semester 4 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Sains, Teknologi, dan Pendidikan (FSTP), menampilkan jurus solo kreatif dengan memadukan unsur keris dan kipas. Gerakannya yang luwes namun tegas mencerminkan kekuatan sekaligus keindahan seni bela diri.
Penampilan Tapak Suci
Sementara itu, Fajar, mahasiswa semester 4 Program Studi Teknik Industri FSTP, membawakan jurus nasional Merpati dengan penuh ketegasan dan energi, memperlihatkan teknik serta ketangkasan yang mengundang decak kagum para peserta.
Selama kurang lebih enam menit, penampilan keduanya diiringi musik khas seni bela diri Tapak Suci yang menambah suasana semakin hidup dan berkarakter. Iringan musik tersebut memperkuat setiap gerakan yang ditampilkan, sehingga mampu membangun atmosfer pembukaan yang berkesan dan penuh semangat.
Penampilan ini tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga simbol semangat persatuan, keberanian, dan nilai-nilai luhur yang dibawa oleh Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Sebagai bagian dari pembukaan, atraksi ini berhasil memberikan energi positif sekaligus menyambut para peserta yang hadir dari berbagai perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Zona V.
Dengan dibukanya acara melalui penampilan Tapak Suci, diharapkan kegiatan Silaturahmi DPM PTMAI Zona V ini dapat berjalan lancar serta menjadi wadah produktif dalam membangun dialektika, mempererat ukhuwah, dan memperkuat peran legislatif mahasiswa dalam dinamika kampus Muhammadiyah ke depan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments