Sebanyak 142 guru dari enam Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bawah Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tanggulangin mengikuti kegiatan Penguatan Kapasitas Guru AUM di Aula Putri Pondok Pesantren Muhammadiyah An Nur Sidoarjo. Agenda besar tahunan ini bertujuan meningkatkan profesionalisme, motivasi, dan spiritualitas para pendidik di lingkungan Persyarikatan.
Guru-guru dari berbagai jenjang pendidikan hadir pada kegiatan ini, mulai dari SD Muhammadiyah 11 Randegan (SD Musa), SD Muhammadiyah 9 Ngaban (Mubintang), MI Muhammadiyah 2 Kedung Banteng (Mihada), MI Muhammadiyah 3 Penatarsewu (Mugastar), SMP Muhammadiyah 8 Tanggulangin (Mudelta), hingga SMP Muhammadiyah 9 Boarding School Tanggulangin (Mubosta). Kehadiran mereka menjadi bukti nyata komitmen PCM Tanggulangin dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Pembekalan Spiritual dan Sosialisasi Ibadah
Acara dibuka dengan suasana khidmat, dilanjutkan dengan sambutan serta sosialisasi ibadah dari perwakilan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Jabal Nur. Kehadiran KBIHU memberikan dimensi spiritual yang kuat, mengingatkan para guru bahwa profesi pendidik merupakan bagian dari ibadah.
“Guru adalah ujung tombak dakwah Persyarikatan. Setiap ilmu dan akhlak yang disampaikan merupakan bekal kita di akhirat,” ujar salah satu perwakilan KBIHU, menekankan pentingnya ketulusan dalam menjalankan tugas.
Motivasi dari PCM Tanggulangin: Ikhlas Bekerja, Rezeki Mengalir
Ketua PCM Tanggulangin, Ustadz Hifni Sholikhin, M.Pd., secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh guru yang hadir.
“Keenam AUM ini adalah mercusuar pendidikan di Tanggulangin. Kehadiran 142 guru hari ini menunjukkan besarnya potensi dan tanggung jawab yang kita emban bersama,” tegasnya. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara guru dan Persyarikatan demi mencapai visi pendidikan Muhammadiyah.
Motivasi Inti: Fokus pada Tupoksi, Rezeki Mengikuti
Sesi yang paling dinanti peserta adalah motivasi dari pakar pendidikan, Drs. M. Muflich Hasyim, M.Pd. Dengan gaya penyampaian yang lugas dan berenergi, ia menyampaikan materi bertema “Bekerja Sesuai Tupoksi, Rezeki Pasti Mengikuti.”
Pesan utamanya sederhana namun kuat: fokus pada tugas pokok dan fungsi sebagai pendidik, maka rezeki berupa materi, kesehatan, dan keberkahan akan datang seiring usaha.
“Jangan membalik piramida pekerjaan. Prioritaskan kualitas mengajar, mendidik karakter, dan memberikan yang terbaik bagi siswa. Urusan rezeki adalah wilayah Allah. Tugas kita adalah memaksimalkan ikhtiar di bidang kita,” tegas Drs. M. Muflich, disambut anggukan para peserta.
Ia juga menekankan bahwa guru AUM harus memiliki keunggulan kompetitif, baik dari sisi kompetensi akademik maupun pemahaman agama dan praktik ibadah.
“Guru yang bekerja profesional dengan niat ibadah adalah magnet rezeki. Fokuslah pada dampak positif yang kita berikan kepada siswa dan lingkungan sekolah. Itu investasi terbaik,” tambahnya.
Momentum Menyegarkan Komitmen
Kegiatan Penguatan Kapasitas ini menjadi momentum penting bagi para guru AUM PCM Tanggulangin untuk memperbarui semangat dan komitmen. Harapannya, ilmu dan motivasi yang diperoleh di Pondok Pesantren Muhammadiyah An Nur Sidoarjo ini dapat diterapkan di sekolah masing-masing untuk melahirkan generasi unggul dan berakhlak mulia. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments