SAGA FC, gabungan guru MIM 13 Sendangagung dan MIM 14 Sumurgayam, sukses meraih kemenangan dramatis 5-3 atas STIQSI FC dalam laga Fun Mini Soccer 2026 dalam rangka Dasawarsa ke-4 Pondok Pesantren Al-Ishlah Sendangagung, Selasa (11/8/2026).
Pertandingan berlangsung di Lapangan Futsal MA Al-Ishlah Sendangagung, Paciran, Lamongan. Bermain dengan kostum putih, SAGA FC tampil dominan melalui kerja sama tim yang rapi dan penuh disiplin.
Sementara itu, STIQSI FC yang mengenakan kostum hijau tosca memberikan perlawanan sengit hingga peluit akhir pertandingan.
Laga langsung berlangsung terbuka sejak kick-off. Pada menit kelima, Farid berhasil merobek gawang STIQSI yang dikawal Shohib Asy’ari melalui tendangan keras.
Gol cepat tersebut disusul Ilham Kholiq yang menggandakan keunggulan SAGA menjadi 2-0.
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan semakin tinggi. STIQSI mencoba bangkit dan tampil ngotot mengejar ketertinggalan.
Namun, Hilal Husni kembali memperlebar jarak menjadi 3-0 untuk SAGA.
STIQSI tidak menyerah. Mereka mendapatkan hadiah penalti yang dieksekusi sempurna oleh Luqman untuk memperkecil skor menjadi 1-3.
Kiper SAGA, Saiful Arif, sempat kewalahan menahan gempuran STIQSI yang terus berusaha mengejar ketertinggalan.
Tidak ingin kembali kebobolan, SAGA terus meningkatkan tekanan. Ilham Kholiq kembali mencetak gol keduanya dan membuat SAGA unggul 4-1.
Namun, STIQSI terus memberikan perlawanan. Rahmat Syukur dengan gesit menerobos pertahanan SAGA dan mengubah skor menjadi 2-4.
Drama belum selesai. Farid kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui sundulan untuk membuat SAGA unggul 5-2.
Pada detik-detik akhir pertandingan, Rahmat Syukur melesatkan tendangan pamungkas untuk STIQSI. Skor akhir pun ditutup 5-3 untuk kemenangan SAGA FC.
“Dengan kemenangan ini, SAGA sementara menjadi juara Grup. Runner-up akan ditentukan dari pemenang antara Simpatisan vs STIQSI,” ujar Abdul Kholiq T, salah satu panitia pelaksana.
Di tengah sengitnya pertandingan, aksi kocak juga mewarnai laga dan mengundang tawa penonton.
Supatrip, pemain SAGA dari MIM 13 Sendangagung yang berusia 56 tahun, membuat penonton terpingkal. Saat menggiring bola dalam posisi bebas tanpa gangguan, ia tiba-tiba terjatuh terjungkal hingga perutnya menindih bola yang sedang dikuasainya.
Selain itu, kemelut di depan gawang STIQSI juga sempat membuat gawang terguling ketika Ilham Kholiq dan Farid sama-sama berupaya mencetak gol.
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan sportivitas menjadi ruh utama Fun Mini Soccer Milad 40 Al-Ishlah, selain adu skill di atas lapangan.





0 Tanggapan
Empty Comments