Semangat menebar manfaat di kancah internasional ditunjukkan oleh SD Muhammadiyah 1 Krian (SD Sakri) Sidoarjo, Jawa Timur, melalui program Student Immersion. Sebanyak lima siswa pilihan dengan didampingi Kepala Sekolah dan satu guru pendamping, terjun langsung merasakan atmosfer pendidikan di Malaysia dan Singapura (21-24/4/2026).
Beberapa siswa kelas 5 dan 4, Ghassani Ardhannafi, Azzam Alghozali, Safaraz Akma Al Fatih, Nadhif Prameswari, Huwaidah El Tsania, Aurora Balvania Afsheen, mengikuti kegiatan dengan antusias hingga kegiatan selesai.
Arum Ndalu, S.Pd, M.Pd Kepala Sekolah, mengungkapkan rasa bangga terhadap anak -anak SD Sakri atas partisipasi nya mengikuti kegiatan dan mendapatkan pengalaman yang luar biasa.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi siswa SD Sakri untuk mewujudkan empat gol utama edutrip: memberikan pengalaman belajar global, menumbuhkan kemandirian siswa, meningkatkan wawasan budaya serta bahasa, hingga menjalin kolaborasi pendidikan antarnegara.
Kegiatan Student Immersion
Penerimaan rombongan berlangsung sangat akrab dengan sajian tarian selamat datang. Siswa SD Sakri mengikuti tampilan HW penuh semangat. Fatih salah satu siswa kelas 5 Ali mengatakan senang dalam mengikuti kegiatan student immersion ini.
“Acaranya menyenangkan, punya banyak pengalaman baru, teman baru dan masih banyak lagi yang seru” ujarnya.
Guru Besar sekolah mitra, Puan Hj. Nor Hamizah binti Daud, dalam pidatonya menyampaikan rasa kagum atas semangat belajar para siswa dari Sidoarjo. Ia menekankan bahwa pertukaran pengalaman ini adalah cara terbaik untuk saling belajar tentang budaya masing-masing.
“Kami sangat senang bisa berbagi. InsyaAllah, kami berencana melakukan kunjungan balasan ke sekolah Muhammadiyah di Sidoarjo,” ujar Puan Hj. Nor Hamizah.
Ia juga menjelaskan keunikan sekolahnya yang telah berdiri selama 63 tahun dengan dukungan dana penuh dari Kerajaan Malaysia. Salah satu inovasi yang memikat hati delegasi SD Sakri adalah keberadaan perpustakaan unik yang memanfaatkan bus bekas sebagai ruang baca, selain perpustakaan mini yang tersebar di berbagai sudut sekolah.
Sekolah yang menyandang status Green Flag ini juga dikenal sebagai lumbung atlet hockey handal. Puan Hj. Nor Hamizah, yang setahun lagi memasuki masa pensiun, berharap sinergi dengan Forum Silaturahmi Kepala Sekolah (Foskam) dapat terus berjalan demi kemajuan sekolah.
Acara ditutup secara resmi dan diakhiri dengan penandatanganan sertifikat jalinan kerja sama (sijil jaringan), serta pertukaran cinderamata sebagai simbol eratnya persaudaraan antara SD Sakri dan sekolah mitra di Malaysia. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments