Anjangsana edukasi dengan mengunjungi Museum Anjuk Ladang menjadi pilihan kegiatan outing class siswa-siswi kelas 3 SD Aisyiyah 1 Nganjuk hari Kamis (11/12/2025).
Museum tersebut beralamatkan di Jl. Gatot Subroto 110 Kelurahan Kauman nya Kecamatan Nganjuk. Sebelum memasuki galeri, siswa-siswi diarahkan guru pendamping untuk melaksanakan sholat Dhuha berjamaah di pendopo museum. Dilanjutkan dengan muroja’ah dan berdoa bersama agar ilmu yang di dapat berkah, kegiatan berjalan lancar dan bermanfaat.
“Selama di sini, kalian akan belajar tentang sejarah Nganjuk dan koleksi-koleksi museum ini,” ujar petugas museum membuka arahan kegiatan yang akan mereka lakukan.
Sejarah Nganjuk
Dengan berbaris tertib dan rapi dalam beberapa kelompok mereka mengunjungi galeri sejarah Nganjuk. Museum Nganjuk memiliki beragam koleksi sejarah. Koleksi-koleksi tersebut disusun sesuai urutan zaman (purbakala, klasik, kolonial) untuk memudahkan pemahaman sejarah.
Dari masa purbakala terdapat koleksi fosil gajah, rusa, banteng dan beberapa artefak batu seperti lingga dan yoni. Masa klasik kerajaan terdapat arca Siwa dan Kinari. Dari masa kolonial terdapat koleksi telepon klasik, senjata api, mesin ketik kuno, dan koleksi etnografi seperti wayang (timplong, kulit, suket) serta alat musik tradisional.
Salah satu siswa tertegun penuh heran di depan sebuah arca patung. Ia menanyakan perihal arca kepada petugas. Dengan ramah petugas menjelaskan bahwa patung yang dimaksud adalah patung Siwa.
“Patung Siwa, melambangkan kekuatan dan perlindungan,” ujarnya.
Selanjutnya mereka menuju galeri budaya. Semua terlihat antusias antusias mendengarkan penjelasan petugas dan belajar tentang tradisi dan kebudayaan masyarakat Nganjuk, termasuk tarian tradisional (tarian reog yang energik dan menarik), musik, dan kerajinan tangan.
Setelah puas berkeliling di area museum, guru pendamping mengarahkan siswa-siswi untuk beristirahat sejenak sambil menikmati menu Makan Bergizi Gratis yang hari ini spesial dikirim ke tempat kegiatan outing class. Sembari melahap menu makan meraka saling bercerita tentang hal-hal yang mereka temui di museum.
“Saya sangat senang hari ini, saya belajar banyak hal baru!” kata salah satu siswa sumringah.
Mengunjungi museum sejarah dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan, menjadi motivasi belajar sejarah secara konkret dan bermakna. Selain itu , dengan mengenal budaya dan sejarah bangsa akan menumbuhkan karakter cinta tanah air, bangga menjadi bagian dari bangsa yang besar dan kelak menjadi generasi yang peduli untuk melestarikan warisan bangsanya.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments