Delapan siswa SD Muhammadiyah Manyar (SDMM), Gresik, Jawa Timur, mengikuti Codero National Competition (CNC) 2026 di Mall Alam Sutera, Tangerang, Sabtu (24/10/2026). Dalam kompetisi coding dan robotika tingkat nasional tersebut, siswa SDMM, Ghazali Fahmi Alifiandra, berhasil meraih juara II kategori Robotic Challenge.
CNC 2026 diikuti 450 peserta dari 106 sekolah di berbagai daerah di Indonesia. Kompetisi tahunan ini diselenggarakan untuk kelima kalinya dan diikuti peserta dari beragam sekolah, termasuk sekolah internasional. Pada penyelenggaraan sebelumnya, CNC 2025 berlangsung di Senayan Park Mall, Jakarta Pusat.
Berdasarkan keterangan Listiawati, salah satu panitia CNC 2026, nama Codero merupakan kependekan dari Coding dan Robotika. Codero adalah lembaga pelatihan yang bergerak di bidang coding dan robotika. Melalui kompetisi ini, peserta mendapat kesempatan untuk menguji keterampilan pemrograman dan robotika melalui tantangan yang menuntut kecepatan, ketelitian, serta kemampuan memecahkan masalah.
Delapan siswa SDMM mengikuti kompetisi dalam kategori Speed Coding, Speed Building Robotik, dan Robotic Challenge. Mereka adalah Abdullah Qidzama Bakhit dari kelas IV Sydney; Dhafin Aditya Azka, Ibrahim Gilbert Alfarzah, dan Rafa Azka Al-Jauzi dari kelas VI Taj Mahal; Ghazali Fahmi Alifiandra dan Sulthan Atha Nizamuddin dari kelas VI Hagia Sophia; serta Luqman Hakim Alifiandra dan Naufal Arsyad Fitrah Al Muhaimin dari kelas VI Burj Khalifah.
Rangkaian kompetisi dimulai pukul 10.00 WIB. Pada kategori Speed Coding, peserta menggunakan Scratch, aplikasi pemrograman berbasis blok visual. Peserta dituntut menyelesaikan tantangan coding dalam batas waktu yang ditentukan dengan memperhatikan kecepatan, ketepatan susunan blok, dan kesesuaian program dengan instruksi.
Selain itu, Abdullah Qidzama Bakhit, siswa kelas IV Sydney, mengikuti kategori Speed Building Robotik. Dalam kategori ini, peserta berlomba merangkai dan merakit robot secepat mungkin dengan tetap memastikan komponen terpasang secara tepat agar robot dapat berfungsi sesuai instruksi.
Robotic Challenge
Adapun kategori Robotic Challenge menggunakan Astro Robot, robot edukasi produksi UBTECH. Peserta menghadapi tantangan lifter, yakni memindahkan objek berbentuk kubus dari satu tempat ke tempat lain sesuai susunan dan ketentuan yang ditetapkan. Tantangan ini menuntut kemampuan mengendalikan robot secara presisi karena pergeseran atau penempatan objek yang tidak sesuai ketentuan dapat mengurangi nilai.
Ghazali Fahmi Alifiandra berhasil meraih peringkat II pada kategori tersebut setelah menyelesaikan tantangan pemindahan dan penyusunan kubus sesuai ketentuan dalam waktu singkat. Prestasi ini menjadi capaian SDMM dalam kompetisi yang mempertemukan ratusan peserta dari berbagai sekolah.
Fahmi menyebutkan bahwa keberhasilannya adalah terletak pada gaya penyusunan balok yang berhasil disusun secara vertikal.
“Karena kalau disusun secara vertical dapat tambahan 5 point, selain berhasil menyelesaikan misi dibawah 10 menit yang diberikan panitia,” Ujarnya.
Keikutsertaan delapan siswa SDMM dalam CNC 2026 menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan di bidang teknologi sekaligus mengembangkan keterampilan berpikir logis, ketelitian, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan. Partisipasi dalam kompetisi berskala nasional ini juga memberikan pengalaman bagi siswa untuk berkompetisi bersama peserta dari berbagai daerah dan latar belakang sekolah.
Prestasi Ghazali diharapkan dapat mendorong siswa SDMM lainnya untuk terus mengembangkan keterampilan coding dan robotika serta berpartisipasi dalam kompetisi teknologi pada tingkat yang lebih luas. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments