Suasana semangat dan kreativitas tampak memenuhi ruang belajar siswa kelas 2 SD Muhammadiyah Manyar menjelang pelaksanaan STEM Festival 2026.
Selama kurang lebih sepekan, sebanyak 90 siswa kelas 2 bersama ustadz dan ustadzah pembina melakukan berbagai persiapan intensif untuk menampilkan karya terbaik mereka pada ajang STEM Festival yang digelar Sabtu (16/05/2026) di Atrium Gressmall.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) yang mengintegrasikan kreativitas, kolaborasi, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Pada tahun ini, siswa kelas 2 mengangkat produk inovatif bertajuk My Green Bag, yakni tas ramah lingkungan sebagai solusi pengganti kantong plastik sekali pakai.
Produk tersebut dirancang agar kuat, menarik, dan dapat digunakan berulang kali sehingga mendukung gerakan besar SD Muhammadiyah Manyar dalam mewujudkan sekolah “Ramah Iklim”.
Dalam proses persiapannya, seluruh siswa diberi kesempatan memilih jenis penampilan sesuai minat dan bakat masing-masing.
Berbagai pertunjukan kreatif pun dipersiapkan, mulai dari tari, menyanyi, puisi, hingga drama edukatif.
Dua tarian yang akan ditampilkan berjudul Gema My Green Bag dan Rhythm of My Green World.
Selain itu, siswa juga akan membawakan penampilan menyanyi dan puisi bertema My Green Bag, serta drama inspiratif berjudul Tas Pintar, Solusi Hebat.
Setiap jenjang akan mendapatkan waktu tampil selama 30 menit untuk menunjukkan kreativitas dan hasil pembelajaran mereka.
Penampilan drama menjadi salah satu sajian utama yang menarik perhatian karena memuat tahapan STEM melalui pendekatan design thinking.
Dalam drama tersebut, siswa memperagakan proses berpikir kreatif mulai dari tahap Empathize atau mengamati masalah penggunaan plastik, Define menentukan tujuan solusi, Ideate mengembangkan ide kreatif, Prototype membuat rancangan tas, Test melakukan uji coba produk, hingga Present mempresentasikan hasil karya kepada masyarakat.
Melalui penampilan tersebut, siswa tidak hanya belajar menciptakan produk, tetapi juga memahami cara memecahkan masalah nyata di lingkungan sekitar.
Ketua jenjang kelas 2, ustadzah Prima, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana penting untuk menumbuhkan karakter percaya diri, kerja sama, dan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.
“Kami sangat bangga melihat semangat anak-anak selama latihan. Mereka berlatih dengan penuh antusias, saling mendukung, dan berusaha memberikan penampilan terbaik. STEM Festival bukan hanya tentang tampil di panggung, tetapi juga tentang proses belajar, kreativitas, dan kepedulian terhadap bumi,” ujarnya.
Antusiasme juga dirasakan langsung oleh para siswa.
Salah satu siswa kelas 2 Prisma, Fiona, mengaku senang dapat mengikuti persiapan festival bersama teman-temannya.
“Saya senang karena bisa menari dan belajar membuat My Green Bag bersama teman-teman. Semoga banyak orang mau mengurangi plastik setelah melihat penampilan kami,” tuturnya penuh semangat.
Melalui STEM Festival ini, SD Muhammadiyah Manyar berharap siswa dapat tumbuh menjadi generasi kreatif, inovatif, serta memiliki kesadaran tinggi terhadap kelestarian lingkungan.
Kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan pertunjukan menarik, tetapi juga menjadi bukti bahwa pembelajaran dapat dikemas secara menyenangkan sekaligus bermakna.
Dengan langkah kecil melalui My Green Bag, siswa kelas 2 SD Muhammadiyah Manyar menunjukkan bahwa perubahan besar untuk bumi dapat dimulai sejak dini.
Semangat hijau yang mereka gaungkan di atas panggung diharapkan mampu menginspirasi masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan demi masa depan yang lebih baik.





0 Tanggapan
Empty Comments