Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan Tasmi’ Akbar Tahfidz Class X-4 SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita), Sabtu (26/9/2026). Kegiatan ini menjadi momentum bagi siswa untuk memperdengarkan hafalan Al-Qur’an secara terbuka sekaligus menguji kualitas hafalan yang telah mereka perjuangkan.
Tasmi’ Akbar melibatkan guru dan pembimbing tahfidz serta orang tua siswa. Kegiatan tersebut juga disiarkan secara live streaming sehingga dapat disaksikan warga sekolah dan keluarga dari tempat masing-masing.
Dalam kegiatan ini, siswa secara bergantian memperdengarkan hafalan sesuai target atau juz yang telah ditentukan. Hafalan mereka disimak oleh guru atau pembimbing tahfidz serta wali siswa.
Salah satu pelaksanaan Tasmi’ Akbar berlangsung di kediaman M. Ramadhan Putra Yudhistira sebagai tuan rumah. Kehadiran orang tua menjadi bagian penting dalam memberikan dukungan sekaligus apresiasi terhadap proses hafalan yang telah ditempuh para siswa.
Bukan Sekadar Hafalan
Koordinator Tahfidz Smamita Ummu Syarifah, S.Pd.I. menjelaskan, Tasmi’ Akbar bukan sekadar kegiatan memperdengarkan hafalan Al-Qur’an. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mengukur sekaligus meningkatkan kualitas hafalan siswa.
“Melalui tasmi’, siswa dapat menguji kelancaran hafalan, sekaligus meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri ketika memperdengarkan hafalan di hadapan banyak orang,” ujarnya.
Menurutnya, beberapa aspek yang diperhatikan dalam kegiatan tersebut meliputi kelancaran hafalan, ketepatan tajwid, makharijul huruf, dan fashahah.
Selain mengukur kemampuan hafalan, Tasmi’ Akbar menjadi latihan mental bagi siswa. Mereka dituntut tetap tenang, fokus, dan bertanggung jawab terhadap hafalan yang telah dipelajari.
Kegiatan tersebut juga diarahkan untuk membentuk karakter disiplin, sabar, istiqamah, percaya diri, dan bertanggung jawab dalam menjaga hafalan Al-Qur’an.
“Karena menjaga hafalan membutuhkan kedisiplinan dan keistiqamahan. Tasmi’ menjadi bagian dari proses evaluasi dan refleksi untuk menentukan target hafalan berikutnya serta mempersiapkan siswa menuju munaqasah,” tambahnya.
Dari Tasmi’ Menuju Istiqamah
Lebih dari sekadar capaian jumlah juz, kegiatan ini diharapkan menumbuhkan kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an. Hafalan yang diperdengarkan dalam Tasmi’ Akbar tidak berhenti sebagai pencapaian akademik, tetapi terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ummu berharap Tasmi’ Akbar dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk semakin mencintai Al-Qur’an dan istiqamah dalam menghafalnya.
“Semoga hafalan yang telah dicapai tidak hanya lancar saat tasmi’, tetapi juga terus terjaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya.
Adapun siswa Tahfidz Class X-4 yang mengikuti Tasmi’ Akbar di antaranya Nabila Rahmadina D, Prameswari Fawziyyah, Feiyi Nayla Asnawi, M Ditya Firmansya, Alfiino Al Majid, Haidar Darwis Surya, M. Ramadhan Putra Yudhistira, Ahmad Husein, Sashenka Al Ghoniyy, dan M Diego Aaro.
Bagi siswa Tahfidz Class X-4, Tasmi’ Akbar menjadi perjalanan penting. Setiap ayat yang dilantunkan bukan hanya menunjukkan sejauh mana hafalan mereka, tetapi juga menjadi pengingat bahwa menjaga Al-Qur’an membutuhkan proses, kesabaran, dan keistiqamahan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments