Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

10 Siswa Spemutu Turut Jadi Panitia Lokal Musyda IPM Gresik

Iklan Landscape Smamda
10 Siswa Spemutu Turut Jadi Panitia Lokal Musyda IPM Gresik
10 pengurus PR IPM Spemutu siap membantu dan menyukseskan Musyda IPM ke XXIII di Spemutu. (Eka Winsyahputra/PWMU.CO).
pwmu.co -

Sebanyak 10 anggota Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SMP Muhammadiyah 1 Gresik (Spemutu) turut ambil bagian sebagai panitia lokal Musyawarah Daerah (Musyda) IPM Gresik.

Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 1 Gresik pada Jumat–Ahad (11–13/9/2026).

Keterlibatan kader IPM Spemutu dalam Musyda menjadi pengalaman berharga bagi para pelajar untuk belajar secara langsung mengenai kepanitiaan, tanggung jawab, komunikasi, kerja sama tim, hingga pengelolaan kegiatan organisasi.

10 Panitia Lokal IPM Spemutu

Sebanyak 10 siswa yang terlibat sebagai panitia lokal adalah:

  • Keysha Ramadhani Azza Putri
  • Reisiyah Putra Pratama Asyhar
  • Azzahra Al-Tafunnisa Putri Sunarko
  • Ghalbi Muhammad Arsy
  • Arnawa Zahran Danendra
  • Afika Dwi Ramadhani
  • Muhammad Wildan Hakiki Nevan Putra
  • Tarisa Az Zahra Ramadhani
  • Muhammad Raffi Azfar Rasyadi, dan
  • Sherley Ana Azzahra.

Pembina Pimpinan Ranting IPM Spemutu, Yatik SPd menyampaikan bahwa keterlibatan siswa dalam Musyda merupakan bentuk pembelajaran kepemimpinan yang nyata.

“Menjadi panitia lokal dalam Musyda memberikan pengalaman yang sangat baik bagi anak-anak. Mereka belajar bahwa sebuah kegiatan besar membutuhkan kerja sama, kedisiplinan, komunikasi, dan rasa tanggung jawab” terang Yatik.

“Kami berharap pengalaman ini dapat membentuk mereka menjadi kader IPM yang semakin percaya diri, mandiri, dan mampu mengambil peran dalam berbagai kegiatan” jelasnya.

Menurutnya, pengalaman terjun langsung dalam kegiatan organisasi juga dapat menumbuhkan keberanian siswa untuk berinteraksi dengan kader-kader IPM dari berbagai sekolah dan ranting.

“Yang paling penting, mereka belajar untuk tidak hanya menjadi penonton dalam sebuah kegiatan, tetapi berani mengambil peran dan ikut menyukseskannya” tambah Yatik.

Tuai Ragam Pengalaman

Sementara itu, Arnawa Zahran Danendra, anggota PR IPM Spemutu, mengaku mendapatkan banyak pengalaman selama terlibat dalam kepanitiaan.

SMPM 5 Pucang SBY

“Saya senang bisa ikut menjadi bagian dari panitia Musyda. Di sini saya belajar bagaimana bekerja sama dengan teman, menjalankan tugas sesuai tanggung jawab, dan berkomunikasi dengan orang-orang yang baru saya kenal” tutur Arnawa.

“Pengalaman ini membuat saya lebih percaya diri dalam berorganisasi” ujarnya.

Hal senada disampaikan Tarisa Az Zahra Ramadhani, anggota PR IPM Spemutu. Ia menilai keterlibatan dalam Musyda memberikan pengalaman baru yang tidak diperoleh hanya melalui pembelajaran di kelas.

“Bagi saya, menjadi panitia lokal Musyda adalah pengalaman yang sangat berkesan. Kami belajar untuk disiplin, bertanggung jawab terhadap tugas, dan saling membantu ketika ada pekerjaan yang harus diselesaikan. Saya juga merasa senang karena bisa ikut berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan IPM” ungkapnya.

Keterlibatan 10 kader PR IPM Spemutu sebagai panitia lokal sekaligus menjadi ruang pembelajaran kepemimpinan bagi pelajar.

Melalui pengalaman tersebut, mereka tidak hanya belajar tentang organisasi, tetapi juga memahami pentingnya kolaborasi, tanggung jawab, dan keberanian untuk mengambil peran.

Musyda IPM di Spemutu pun menjadi momentum bagi kader pelajar untuk mengembangkan kemampuan organisasi sekaligus menumbuhkan semangat berkontribusi dalam gerakan pelajar Muhammadiyah.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 12/09/2026 01:11
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu