Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

3 Siswa SMAMDA Sidoarjo Lolos Universitas Al-Azhar Mesir, Ini Rahasianya

Iklan Landscape Smamda
3 Siswa SMAMDA Sidoarjo Lolos Universitas Al-Azhar Mesir, Ini Rahasianya
pwmu.co -

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa Indonesia. Tiga murid Boarding SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo berhasil lolos ke Universitas Al-Azhar, salah satu kampus Islam bergengsi dunia di Kairo, Mesir.

Tiga siswa SMAMDA itu adalah Andhika Naufal Bagaskara dan Arif Rahman Khabibullah yang diterima di Fakultas Ushuluddin, serta Saif Habibulloh Amin di Fakultas Syari’ah.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa ikhtiar panjang, pembinaan intensif, dan penguatan bahasa Arab mampu mengantarkan siswa menembus perguruan tinggi internasional.

Wakil Kepala Sekolah bidang ISMUBA, Fuad Syukri Zein menegaskan, keberhasilan ini bukanlah proses instan. Ada perjalanan panjang, pembinaan intensif, serta tekad kuat yang terus dijaga sejak awal.

“Program menuju Al-Azhar dimulai dari seleksi berbasis kemauan kuat murid. Yang utama adalah keinginan kuat untuk belajar di Timur Tengah. Itu menjadi pintu awal,” ujarnya, Kamis 30/4/2026).

Awalnya, teranf Fuad, hanya dua murid yang mengikuti program karantina. Namun di tengah proses, satu murid lain bergabung karena memiliki tekad yang sama kuat.

Pembinaan dilakukan secara intensif hingga tiga kali dalam sepekan, baik di sekolah maupun di rumah.

Salah seorang murid, Andhika, bahkan harus mendapatkan pembinaan lebih lama karena tidak berasal dari latar belakang pondok pesantren.

“Kita siapkan berbulan-bulan. Dengan semangat anak dan dukungan orang tua, Alhamdulillah bisa lolos,” jelas Fuad.

Dia menambahkan, pembinaan ini juga melibatkan guru khusus, di antaranya Ustaz Fikih Iqbal.

Dalam proses seleksi, kemampuan bahasa Arab menjadi kunci utama. Setiap calon mahasiswa wajib mengikuti tes bahasa untuk menentukan level.

SMPM 5 Pucang SBY

“Tes bahasa ini menentukan posisi awal mereka. Maka yang kita kuatkan adalah bahasa Arab,” terang Fuad.

Selain itu, ketiga murid juga memiliki bekal hafalan Al-Qur’an antara 7 hingga 18 juz, yang menjadi nilai tambah.

Hasilnya, mereka berhasil mencapai level tertinggi (level 6), meskipun nantinya tetap akan mendapatkan pembinaan lanjutan di Mesir.

Awal Perjuangan dan Harapan ke Depan

Keberhasilan ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam menuntut ilmu.

“Ini baru awal. Di sana tantangannya jauh lebih besar. Semoga Allah mudahkan dan lancarkan,” pesan Fuad.

Dia menegaskan bahwa peluang ini terbuka bagi siapa saja, baik dari latar belakang pondok maupun non-pondok.

“Sekarang jalurnya sudah ada. Tinggal bagaimana murid mempersiapkan diri sejak dini,” tegasnya.

Ketiga murid tersebut mendapatkan beasiswa penuh untuk biaya pendidikan dari Universitas Al-Azhar. Sementara itu, kebutuhan hidup seperti tempat tinggal dan konsumsi menjadi tanggungan pribadi selama di Mesir. (*)

Revisi Oleh:
  • Agus Wahyudi - 30/04/2026 17:55
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡