Dalam menghadapi era digital saat ini, kemampuan menjadi content creator dinilai sebagai peluang besar, khususnya bagi generasi muda. Menjawab tantangan tersebut, Pondok Pesantren Al Mizan Muhammadiyah Lamongan (MASELA) menggelar seminar content creator untuk membekali para siswanya.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 10 dan 11, dan dilaksanakan di Masjid Al-Ghoihab Kampus 2 pada Kamis (9/4/2026). Seminar berlangsung interaktif dengan menghadirkan narasumber inspiratif, Mohammad Daffa Falih, yang merupakan alumni MASELA sekaligus seorang food vlogger.
Dalam pemaparannya, Daffa menjelaskan bahwa menjadi content creator tidak selalu membutuhkan modal besar. Menurutnya, yang terpenting adalah kreativitas, konsistensi, dan kemauan untuk belajar.
“Ngonten adalah hal yang menguntungkan, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Konten yang kita buat bisa menghibur sekaligus memberi manfaat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa aktivitas membuat konten dapat menjadi sumber penghasilan tambahan.
“Dari konten yang kita buat bisa menambah pundi-pundi penghasilan. Meskipun awalnya kecil, jika konsisten maka hasilnya akan terus meningkat,” imbuhnya.
Tak hanya teori, para siswa juga diajak praktik langsung membuat konten. Mereka ditantang untuk memproduksi konten promosi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) MASELA serta memasarkan produk-produk Mizan Mart.
Hasilnya, konten karya para siswa dinilai kreatif dan menarik, bahkan tidak kalah dengan konten viral yang banyak beredar di media sosial.
Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap para siswa tidak hanya menjadi konsumen media digital, tetapi juga mampu menjadi kreator yang produktif, kreatif, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments