Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Berbagi Praktik Baik Nasyiatul Aisyiyah Kota Probolinggo dalam Pertemuan Balappan

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Berbagi Praktik Baik Nasyiatul Aisyiyah Kota Probolinggo dalam Pertemuan Balappan
Praktik baik membuat karya gantungan kunci pada temu Balappan Ahad (25/10/2026) (Wike Widiawati/PWMU.CO)
BANNER RSI AISYIYAH MALANG
pwmu.co -

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Probolinggo menyelenggarakan forum organisasi Muhammadiyah wilayah Tapal Kuda/lintas selatan Jawa Timur yakni Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Jember, Lumajang, Probolinggo, dan Pasuruan yang disebut “Balappan” pada Ahad (25/10/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Institut Ahmad Dahlan (IAD) yang berlokasi di jalan Mahakam No.1, Kec. Kedopok, Kota Probolinggo. Ini merupakan pertemuan rutin yang dilaksanakan setiap 3 bulan sekali dan pada hari ini PDM Kota Probolinggo menjadi tuan rumah acara tersebut. Acara pembukaan di gelar di masjid Al Qasem yang melibatkan semua organisasi otonom Muhammadiyah, salah satunya Nasyiatul Aisyiyah.

Dalam kesempatan kali ini Nasyiatul Aisyiyah Kota Probolinggo memberikan praktik baik prakarya gantungan kunci untuk menambah wawasan dan keterampilan diri.

Nasyiatul Aisyiyah dalam Berkarya

Unzilatur Rohmah, S.Ds salah satu anggota Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kota Probolinggo sekaligus pemateri dalam menuntun ayunda Nasyiatul Aisyiyah dalam berkarya.

“Gantungan kunci yang akan dibuat berasal dari Clay dan tali”, ucap narasumber itu.

Unzi juga menjelaskan bahan yang digunakan Adalah Clay jenis dari bubur kertas. Teksturnya lunak mudah di bentuk dan harus dikeringkan dengan hair dryer atau bisa langsung di keringkan dibawah sinar matahari dalam waktu kurang lebih 3-4 jam.

Pertama, pemateri mengajak perwakilan PDNA se-Tapal Kuda untuk mengikuti langkah-langkah membuat kreasi bentuk:

  • Clay yang sudah disediakan bisa dibentuk sesuai selera, seperti bunga, bintang bulat, love dan lainnya dan jangan lupa di tengahnya di beri lubang tali
  • Kreasi bentuk-bentuk yang sudah dihasilkan bisa dikeringkan terlebih dahulu, agar lebih cepat disini memakai Hair dryer.
  • Setelah kering, bentuk-bentuk tersebut bisa di gambar atau di beri motif dengan spidol Akrilik. Untuk hasil yang bagus bisa di cat dengan cat kuku yang bening agar warna terlihat lebih terang

kedua, Unzi mengajak untuk membuat kreasi tali temali yang disebut “Makrame”. Nantinya ini dapat digabungkan dengan kreasi bentuk dari clay sebagai pelengkap gantungan kunci agar lebih cantik.

Dalam hal ini, pemateri hanya memilihkan satu pola tali temali yang sederhana. Caranya Adalah siapkan tali yang panjang dan pendek. Tali yang pendek sebagai bagan dan tali yang Panjang untuk membuat pola tali yang diinginkan.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Polanya Adalah Tali panjang ditekuk menjadi 2 bagian sama Panjang. Tali yang kanan membentuk melengkung diatas bagan dan menjadi bentuk lingkaran. Tali yang sebelah kiri masuk pada tali  lingkaran lewat belakang bagan. Lakukan seperti itu bergantian hingga bagan tertutup dengan pola sampai bawah.

Saat pembuatan gantungan kunci berlangsung, para yunda PDNA BALAPPAN focus menyimak langkah-langkah yang dijelaskan sehingga suasana menjadi hening melebur dalam keseriusan dalam menyelesaikan karya.

kedua kegiatan tersebut selesai dan Langkah yang terakhir yakni merangkai bentuk clay tersebut pada tali dan jadikan satu dengan hasil makrame yang sudah diselesaikan. Jadilah gantungan kunci sederhana yang unik.

Semua merasa senang atas hasil karya yang dibuat sendiri. ini merupakan pengalaman yang bermakna. Tidak terasa adzan dhuhur sudah berkumandang, tandanya hari sudah siang dan kegiatan segera ditutup serta melakukan foto bersama.

Komentar muncul dari Dina Kurniah utusan dari PDNA Kabupaten Pasuruan

“Makanya seni dan Kreativitas itu mahal nilainya, karna butuh keuletan dan keterampilan,” tuturnya.  (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 28/10/2026 17:23
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu