Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Lima Siswa Inklusi Smamuga Ikuti TKA 2026, Sekolah Teguhkan Kesetaraan

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Lima Siswa Inklusi Smamuga Ikuti TKA 2026, Sekolah Teguhkan Kesetaraan
Sebanyak lima Siswa Inklusi mengikuti TKA 2026 di Labor IT 2 Smamuga, tampak mereka penuh semangat dan percaya diri (Zulkifli/PWMU.CO)
BANNER RSI AISYIYAH MALANG
pwmu.co -

Lima siswa inklusi SMA Muhammadiyah 3 (Smamuga) Tulangan, Sidoarjo, mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026. Keikutsertaan mereka menjadi bentuk komitmen sekolah dalam memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh peserta didik untuk mengukur kemampuan akademik.

Dari 111 siswa Smamuga yang mengikuti TKA 2026, lima di antaranya merupakan siswa dengan tipe slow learner, yaitu peserta didik yang membutuhkan waktu lebih panjang untuk memahami materi pembelajaran.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Smamuga, Imatul Mufidah, S.Pd., menegaskan bahwa setiap peserta didik berhak mengembangkan potensi dan memperoleh layanan pendidikan sesuai kebutuhannya.

“Bagi Smamuga, inklusivitas bukan sekadar wacana, melainkan komitmen nyata. Setiap anak, baik anak hebat maupun siswa reguler, memiliki hak yang sama untuk mengukur kemampuan akademiknya dan mendapatkan evaluasi belajar yang layak,” ujarnya.

Persiapan Akademik dan Mental

Untuk menghadapi TKA 2026, Smamuga menyiapkan pendampingan dari sisi akademik, psikologis, dan teknis. Dalam persiapan akademik, sekolah bekerja sama dengan platform Skolla untuk menyediakan materi pembelajaran dan latihan soal.

Siswa mengikuti tiga kali tryout untuk memetakan kemampuan serta mengidentifikasi materi yang masih perlu diperkuat. Hasilnya kemudian dianalisis bersama oleh guru mata pelajaran dan pihak Skolla sebagai dasar menentukan tindak lanjut pembelajaran.

Sekolah juga melibatkan guru Bimbingan dan Konseling (BK) untuk memberikan motivasi dan pendampingan psikologis agar siswa lebih percaya diri serta tidak merasa tertekan saat ujian.

Dari sisi teknis, Smamuga mengadakan simulasi dan gladi TKA dengan menyiapkan empat laboratorium Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang didukung empat proktor.

Guru BK Dampingi Siswa Inklusi

Pendampingan khusus diberikan kepada siswa inklusi, terutama saat memahami tahapan awal penggunaan sistem ujian dan melakukan login. Langkah ini bertujuan mengurangi kebingungan agar siswa dapat memulai ujian dengan lebih tenang.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Meski demikian, pelaksanaannya tetap mengikuti standar operasional prosedur (SOP) TKA. Setelah siswa berhasil masuk ke sistem, pengerjaan tes diserahkan kepada pengawas ruang sesuai ketentuan yang berlaku.

Koordinasi antara guru mata pelajaran, guru BK, proktor, dan panitia sekolah juga dilakukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan. Data keikutsertaan siswa inklusi dilaporkan secara formal kepada Dinas Pendidikan melalui laman resmi TKA.

Hasil TKA Jadi Bahan Evaluasi

Bagi Smamuga, TKA bukan hanya sarana mengukur capaian akademik, tetapi juga kesempatan mengevaluasi layanan pendidikan inklusi. Sekolah berencana menggabungkan hasil TKA dengan catatan observasi guru BK dan pengawas selama ujian.

Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar untuk memperbaiki strategi pembelajaran, metode pendampingan, dan kurikulum inklusi pada masa mendatang.

Imatul Mufidah juga menyampaikan apresiasi kepada para siswa yang telah berjuang menyelesaikan ujian.

“Kalian luar biasa dan hebat! Selamat atas perjuangan kalian menyelesaikan TKA 2026. Ingatlah bahwa proses dan kerja keras kalian hari ini jauh lebih berharga dari sekadar angka,” tuturnya.

Smamuga berharap sinergi sekolah dan orang tua terus terjalin untuk mendukung siswa tumbuh mandiri, berkarakter, dan percaya diri. Melalui keikutsertaan lima siswa inklusi dalam TKA 2026, sekolah menegaskan bahwa setiap anak berhak memperoleh kesempatan belajar, menunjukkan kemampuan, dan berkembang sesuai potensinya. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 28/10/2026 17:11
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu