Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sukodadi menggelar Musyawarah Pimpinan Cabang (MUSYPIMCAB) I pada Ahad (26/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat integritas, konsolidasi organisasi, serta menggerakkan program persyarikatan di tingkat cabang hingga ranting.
Ketua PCM Sukodadi, Musta’in, S.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa landasan utama integritas dalam Muhammadiyah bersumber dari nilai-nilai Al-Qur’an, salah satunya QS Ali Imran ayat 104 yang menyerukan amar ma’ruf nahi munkar.
Menurutnya, integritas tidak sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan dalam komitmen menjalankan amanah organisasi dengan penuh keimanan, kejujuran, dan tanggung jawab. “PRM memiliki tugas menjaga integritas di tengah masyarakat. Dalam berdakwah tidak boleh keras, harus beretika, serta mengedepankan musyawarah,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi yang baik di tingkat ranting. PRM diharapkan terbuka terhadap saran dan masukan, serta tidak berjalan di luar garis kebijakan persyarikatan.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan, Drs. K.H. Sodikin, M.Pd., dalam arahannya mengingatkan bahwa dakwah Muhammadiyah harus berkarakter rahmatan lil ‘alamin. Dakwah, kata dia, mesti dilakukan dengan lemah lembut, baik dalam ucapan maupun tindakan.
“Dakwah itu merangkul, bukan memukul. Membersamai semua kalangan tanpa membeda-bedakan. Mukhadlarah, bukan muqabbalah,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh pimpinan untuk tetap teguh dalam prinsip, tegas dalam pendirian, serta berani mengambil langkah dengan tetap mengedepankan musyawarah secara kolektif kolegial. Selain itu, PCM Sukodadi didorong mengoptimalkan program-program strategis, khususnya di bidang kesehatan, ekonomi, dan pendidikan.
“Penguatan klinik, pemberdayaan ekonomi umat, serta pengembangan pendidikan harus menjadi perhatian bersama. Di sisi lain, menjaga keluarga dari api neraka juga menjadi fondasi utama dalam berdakwah,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Jawa Timur, Drs. Husnul Aqib, M.M. Ia menyampaikan bahwa Muhammadiyah harus terus melahirkan kader dan warga yang bertakwa, berkarakter, serta mampu memberikan manfaat bagi umat dan bangsa.
MUSYPIMCAB I PCM Sukodadi juga membahas dinamika organisasi. Berdasarkan hasil Musyawarah Cabang (Musycab), disampaikan usulan pergantian personel PCM, yakni almarhum H. Ramli digantikan oleh H. Ismail, S.Ag. Usulan tersebut selanjutnya akan ditetapkan oleh PDM Lamongan sesuai mekanisme organisasi yang berlaku.
Melalui MUSYPIMCAB I ini, PCM Sukodadi meneguhkan komitmennya untuk memperkuat integritas, memperluas dakwah yang mencerahkan, serta menghadirkan Muhammadiyah sebagai gerakan Islam berkemajuan yang memberi kemaslahatan bagi masyarakat. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments