Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Lamongan Hj Sri Wasis SE mengajak para pendidik TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) untuk menjadikan kegiatan Aisyiyah Inspiratif Camp sebagai momentum menyegarkan semangat sekaligus memperkuat bekal keislaman dalam mendidik anak usia dini.
Ajakan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Aisyiyah Inspiratif Camp yang diselenggarakan Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Cabang Lamongan bekerja sama dengan LBSO PCA Lamongan dan Kwartir Cabang (Kwarcab) Hizbul Wathan Lamongan, Jumat-Sabtu (6-7/11/2026), di Klurak Eco Park, Mojokerto.
Kegiatan bertema “Satukan Visi, Segarkan Jasad dan Rohani, untuk Dedikasi Pendidikan Anak Usia Dini” ini diikuti 37 peserta perwakilan lembaga TK ABA se-Cabang Lamongan.
Dalam sambutannya, Sri Wasis mengaku melihat pancaran kebahagiaan dari wajah para peserta. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan berharga bagi para guru untuk sejenak meninggalkan rutinitas mengajar dan pekerjaan rumah, kemudian memanfaatkan waktu untuk menuntut ilmu bersama.
“Saya melihat aura kebahagiaan para peserta di kegiatan ini. Mari sejenak kita meninggalkan kegiatan mengajar dan pekerjaan rumah. Hari ini kita semangat menuntut ilmu dalam kegiatan ini,” ujarnya.
Dia berharap Aisyiyah Inspiratif Camp dapat menjadi bekal jasmaniah dan ruhaniah bagi para pendidik. Dengan demikian, setelah kegiatan berakhir, mereka dapat kembali menjalankan tugas pendidikan pada Senin mendatang dengan semangat yang lebih segar.
Perkuat Akidah, Ibadah, dan Akhlak Anak
Sri Wasis menegaskan, materi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) memiliki peran penting bagi para pendidik TK ABA. Sebab, guru tidak hanya bertugas menyampaikan pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keislaman sejak usia dini.
Menurutnya, anak-anak perlu dibekali akidah yang salimah, ibadah yang sahihah, dan akhlak karimah. Termasuk membiasakan doa-doa harian serta menghafalkan hadis-hadis pendek dalam kehidupan sehari-hari.
“Mudah-mudahan para pendidik tidak bosan. Semoga apa yang kita ajarkan kepada anak-anak kelak menjadi cahaya ketika kita kembali menghadap Allah SWT,” tuturnya.
Dia juga menyampaikan bahwa kehadiran PCA Lamongan dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap ikhtiar pendidikan dan perjuangan para guru.
Sri Wasis mengingatkan pentingnya keikhlasan dalam mendukung proses belajar mengajar. Dia berharap seluruh pihak yang turut mempersiapkan dan menyukseskan kegiatan pendidikan juga mendapatkan keberkahan dan pahala dari Allah SWT.
Transfer Nilai, Bukan Sekadar Transfer Ilmu
Lebih lanjut, Sri Wasis berharap materi yang disampaikan selama kegiatan dapat menjadi bekal nyata bagi para guru dalam menjalankan tugasnya.
Dia menekankan bahwa pendidikan anak usia dini tidak cukup hanya berorientasi pada penyampaian pengetahuan (transfer of knowledge), tetapi juga harus mampu menanamkan nilai-nilai kehidupan (transfer of values).
“Materi nanti mudah-mudahan menjadi bekal kita. Jadi, dalam mengajar kita bisa melakukan transfer nilai, bukan hanya transfer ilmu,” pesannya.
Dengan bekal tersebut, dia berharap para pendidik semakin bersemangat dalam menyampaikan materi pembelajaran serta menanamkan nilai-nilai Islam kepada peserta didik di lembaga masing-masing.
“Mudah-mudahan acara ini lancar dan barokah serta membuat bahagia pada kita semua,” harapnya.
Mengakhiri sambutannya, Sri Wasis membuka secara resmi Aisyiyah Inspiratif Camp dengan mengucapkan basmalah.
“Bismillahirrahmanirrahim,” ucapnya, disambut semangat para peserta. (*)






0 Tanggapan
Empty Comments