Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Kembali ke Almamater, Alumni SD Musix Ajak Adik Kelas Lawan Perundungan

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Kembali ke Almamater, Alumni SD Musix Ajak Adik Kelas Lawan Perundungan
M. Haikal Ferdianzah alumni SD Musix beserta rekannya mahasiswa UPN ajak adik kelas tolak perundungan (Anisa Herawati/PWMU.CO)
BANNER RSI AISYIYAH MALANG
pwmu.co -

Ada yang istimewa dalam kegiatan sosialisasi pencegahan perundungan (anti-bullying) di SD Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya (SD Musix), Jumat (6/11/2026). Salah satu pematerinya merupakan alumni sekolah tersebut, M. Haikal Ferdianzah.

Setelah enam tahun menyelesaikan pendidikan di SD Musix pada 2020, Haikal kembali ke almamaternya bukan sebagai siswa, melainkan sebagai mahasiswa yang berbagi ilmu dan mengajak adik-adik kelasnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

Kegiatan yang diikuti siswa kelas 3 ini menghadirkan lima mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur, yaitu M. Haikal Ferdianzah, Kayla Farrazyva Queeninda Bachtiar, Najwa Freeza Johana, Amara Neha Ellena Santa Rely, dan Rifqi Aditya Pratama.

Kenali Bullying lewat Penjelasan Sederhana dan Video Edukasi

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan komunikatif. Haikal membuka sesi dengan menyapa para siswa dan memancing pemahaman dasar mereka tentang perundungan.

“Siapa yang tahu apa itu bullying?” tanya Haikal.

“Tidak boleh memukul!” sahut salah seorang siswa dengan spontan.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

Jawaban tersebut menjadi pintu masuk bagi tim mahasiswa untuk menjelaskan konsep perundungan secara lebih luas. Mereka menekankan bahwa perundungan tak hanya sebatas tindakan fisik, melainkan juga perilaku verbal seperti mengejek, mengucapkan kata-kata menyakitkan, hingga mengucilkan teman.

Agar materi mudah diserap, tim mahasiswa memadukan penjelasan cerita dengan penayangan video edukatif. Melalui media audiovisual ini, siswa diajak menyadari bahwa tindakan yang kerap dianggap candaan ternyata bisa menyakiti perasaan orang lain.

Bangun Budaya Sekolah Positif

Melalui kegiatan ini, para siswa diajak membiasakan sikap saling menghargai, tidak mengucilkan kawan, dan berani melapor kepada guru apabila melihat atau mengalami tindakan perundungan.

Kolaborasi ini menjadi bukti nyata kepedulian alumni terhadap almamater. Sekolah yang hebat bukan sekadar mencetak siswa berprestasi secara akademis, melainkan juga menghadirkan lingkungan belajar yang inklusif, aman, dan berkarakter. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 06/11/2026 17:36
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu