Suasana khidmat menyelimuti Auditorium KH. Ahmad Dahlan MIM 02 Pondok Modern Paciran pada Kamis (23/04/2026).
Hal tersebut lantaran Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Pimpinan Ranting (PR) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) SMK TI Muhammadiyah 11 Pondok Modern Paciran. Estafet kepemimpinan resmi diserahkan kepada pengurus baru periode 2026/2027.
Dalam prosesi yang berlangsung tertib tersebut, Pembina IPM, Muhammad Lutfi, hadir untuk memberikan arahan strategis bagi para kader yang baru saja dilantik.
Dalam amanatnya, cak Lutfi, sapaan akrabnya, menitikberatkan pada tiga pilar utama yang harus dimiliki oleh setiap pengurus organisasi: Peka, Disiplin, dan Tanggung Jawab. Antara lain:
- Kepekaan Sosial dan Organisasi
Cak Lutfi menyampaikan bahwa menjadi bagian dari pimpinan ranting menuntut individu untuk lebih peka terhadap situasi di lingkungan sekolah maupun kebutuhan anggota. “Kader IPM tidak boleh apatis. Kalian harus menjadi telinga dan mata bagi kemajuan sekolah, peka terhadap masalah, dan cepat dalam mencari solusi” tegasnya di hadapan para personalia yang baru dilantik. - Kedisiplinan sebagai Napas Pergerakan
Selain aspek kepekaan, kedisiplinan menjadi sorotan utama. Beliau mengingatkan bahwa manajemen waktu antara tugas akademik sekolah dan amanah organisasi adalah ujian nyata bagi seorang pemimpin. Disiplin bukan hanya soal tepat waktu, tetapi juga konsistensi dalam menjalankan program kerja yang telah direncanakan. - Tanggung Jawab Hingga Akhir Periode
Menutup pesannya, beliau menegaskan bahwa jabatan adalah amanah yang menuntut tanggung jawab penuh. Serah terima jabatan bukan sekadar seremonial perpindahan tongkat estafet, melainkan janji untuk menyelesaikan tugas dengan integritas tinggi hingga masa jabatan berakhir.
Acara ini berakhir dengan pemberian ucapan selamat dari para guru dan rekan sejawat kepada jajaran pengurus baru.
Dengan semangat baru ini, harapannya PR IPM SMK TI M 11 Pondok Modern mampu membawa inovasi dan warna baru bagi dinamika kesiswaan di lingkungan Pondok Modern Paciran.





0 Tanggapan
Empty Comments