Majelis Kesejahteraan Sosial (MKS) Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Tanggulangin, Sidoarjo, menggelar program Daycare Lansia dengan pelatihan pembuatan minuman herbal berbahan bunga telang, Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Sekretariat Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tanggulangin, Sidoarjo, ini diikuti puluhan peserta lanjut usia (lansia) berusia 60–75 tahun. Para peserta mengikuti kegiatan dengan antusias, mulai dari pengenalan bahan hingga proses pengolahan minuman herbal.
Program ini dirancang untuk menambah wawasan, meningkatkan keterampilan, sekaligus menjadi sarana silaturahmi yang produktif bagi para lansia di lingkungan Tanggulangin.
Kegiatan tersebut mengusung slogan “Lansia Sehat, Aktif, Produktif, Bahagia Selamanya”.
Pimpinan Harian PCA Tanggulangin, Latifah Hanum, menjelaskan bahwa makna produktif bagi lansia tidak selalu berkaitan dengan aktivitas mencari nafkah. Produktivitas juga dapat diwujudkan melalui pemanfaatan waktu luang untuk kegiatan yang bermanfaat.
“Istilah produktif dalam slogan tersebut bukan berarti lansia aktif mencari nafkah, tetapi produktif memanfaatkan waktu luang untuk kegiatan yang bermanfaat,” jelasnya.
Bunga telang dipilih sebagai bahan pelatihan karena relatif mudah diperoleh dan dapat diolah menjadi minuman herbal. Peserta dikenalkan dengan proses pengolahan yang higienis, mulai dari penggunaan bunga telang segar maupun kering hingga penyeduhan menjadi minuman.
Tim MKS PCA Tanggulangin juga memberikan penjelasan mengenai variasi racikan minuman bunga telang, informasi manfaatnya, serta hal-hal yang perlu diperhatikan agar konsumsinya tetap aman bagi lansia.
Bunga telang mengandung senyawa antioksidan. Meski demikian, informasi mengenai manfaat kesehatan tertentu, termasuk pengaruhnya terhadap kadar gula darah, perlu dipahami secara proporsional. Minuman herbal bukan pengganti obat atau perawatan medis yang direkomendasikan tenaga kesehatan.
Ketua MKS PCA Tanggulangin, Hj. Asemah Rofiq, mengatakan peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung.
“Antusiasme peserta daycare lansia sangat tinggi sehingga mereka mengusulkan kegiatan serupa diadakan lebih sering lagi,” ujarnya.
Melalui program Daycare Lansia, PCA Tanggulangin berharap para lansia tetap memiliki kesempatan untuk belajar, berinteraksi, dan mengembangkan keterampilan sesuai kemampuan masing-masing.
Kegiatan semacam ini juga menjadi ruang bagi lansia untuk memanfaatkan waktu luang secara positif sekaligus mempererat hubungan sosial dengan sesama peserta.
PCA Tanggulangin berharap para lansia dapat terus beraktivitas secara mandiri, menerapkan pola hidup sehat, dan tetap berkarya pada usia lanjut.
Program tersebut menjadi salah satu upaya MKS PCA Tanggulangin dalam menghadirkan kegiatan sosial yang mendorong lansia menjalani masa tua secara aktif, produktif, dan bahagia.






0 Tanggapan
Empty Comments