Prestasi membanggakan kembali ditorehkan santriwati Panti Asuhan dan Pondok Pesantren Al-Mizan Muhammadiyah Lamongan. Tiga santriwati kelas 5A-2 berhasil menuntaskan hafalan Hadits Arbain An-Nawawi yang memuat 42 hadis pilihan, dengan capaian predikat mumtaz dan jayyid, pada Rabu (14/10/2026)
Ketiga santriwati tersebut adalah Nabilatus Sholichah dan Maulidah Safarah Valentine yang berhasil meraih predikat mumtaz. Sementara itu, Lutviana Fajri menuntaskan hafalan yang sama dengan predikat jayyid.
Sebelumnya juga ada lima santriwati yang telas menuntaskan hafalan Hadits Arbain An-Nawawi, yaitu Merisya ghina kelas 6A-2, Adyba salsabila kelas 6A-2, Kayla mahrus kelas 5S-2, Amelia dwi anggraini kelas 5S-2, dan Talitha azaria kelas 5S-2
Capaian ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Al-Mizan Muhammadiyah Lamongan. Selain menunjukkan kesungguhan dalam menghafal hadis, prestasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya pesantren dalam menanamkan kecintaan santri terhadap ajaran Islam dan sunah Rasulullah Saw.
Kepala Kepengasuhan Putri, Ustadzah Dina Dwi., menyampaikan harapannya agar keberhasilan delapan santriwati tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk semakin bersemangat dalam mempelajari dan menghafal hadis.
Menurutnya, menghafal hadis bukan sekadar upaya mengingat teks, melainkan juga langkah awal untuk memahami dan mengamalkan tuntunan Rasulullah Saw dalam kehidupan sehari-hari.
Ia berharap pencapaian ini dapat menumbuhkan semangat santri lainnya untuk terus belajar, memperdalam ilmu agama, serta menjadikan Al-Qur’an dan sunah sebagai pedoman hidup
Ustadzah Dina menambahkan, bahwa Al-Mizan akan terus mendukung dan memfasilitasi perjalanan pendidikan para santri agar tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang unggul dan memiliki pemahaman agama yang mendalam atau tafaqquh fiddin.
Prestasi kedelapan santriwati tersebut menjadi pengingat bahwa pendidikan pesantren tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, penguatan nilai-nilai keislaman, dan pembiasaan mengamalkan ajaran agama.
“Semoga keberhasilan kedelapan santriwati ini menjadi langkah awal untuk terus mencintai ilmu, menjaga hafalan, serta mengamalkan hadis-hadis Rasulullah Saw dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments