Iklan SDM 4 Mudipat 2026

Serunya Outing Class PAUD Aisyiyah II Probolinggo, Anak-anak Belajar Budidaya Ikan

Iklan Smamda Sidoarjo 2026
Serunya Outing Class PAUD Aisyiyah II Probolinggo, Anak-anak Belajar Budidaya Ikan
Anak-anak sangat senang dan bersemangat saat memberi pakan ikan (Umaimah/PWMU.CO).
pwmu.co -

Anak-anak PAUD Aisyiyah II Kota Probolinggo mendapat pengalaman belajar yang berbeda saat mengikuti kegiatan outing class di Kawasan Wisata Studi Pertanian (KWSP), Rabu (14/10/2026). Mereka tidak hanya mengenal berbagai jenis ikan, tetapi juga berkesempatan memberi pakan secara langsung.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Probolinggo itu menjadi sarana bagi murid TK dan Kelompok Bermain Aisyiyah II untuk mengenal dunia pertanian, peternakan, dan perikanan melalui pengalaman nyata.

Didampingi bunda guru, anak-anak mengikuti sejumlah kegiatan yang dikemas secara menyenangkan. Acara diawali dengan bernyanyi, tepuk semangat, dan yel-yel, kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi serta tanya jawab di gazebo.

Penyuluh pertanian, Dwi Ratnawati, S.P., memandu sesi pengenalan tersebut. Anak-anak diajak mengamati lingkungan sekitar sekaligus memperoleh pengetahuan baru melalui interaksi langsung dengan objek yang dipelajari.

Saat berkeliling kawasan, anak-anak diperkenalkan dengan berbagai jenis ikan yang dibudidayakan, di antaranya gurami, gabus, lele, nila, dan patin.

Momen memberi pakan ikan menjadi salah satu pengalaman yang menarik bagi mereka. Anak-anak dapat melihat secara langsung bagaimana ikan bergerak saat mendapatkan makanan, bukan sekadar mengenalnya melalui gambar atau cerita di dalam kelas.

Melalui kegiatan ini, mereka juga belajar bahwa ikan merupakan salah satu sumber pangan yang perlu dipelihara dengan baik. Makanan yang dikonsumsi sehari-hari membutuhkan proses, perhatian, dan usaha dari orang-orang yang membudidayakannya.

Pembelajaran di luar kelas tersebut memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk menghubungkan penjelasan guru dengan objek yang mereka lihat secara langsung. Dengan demikian, pengenalan tentang ikan dan budidayanya diharapkan lebih mudah dipahami sekaligus memberikan pengalaman yang menyenangkan.

Kepala PAUD Aisyiyah II Kota Probolinggo, Sulistyowati, S.Pd., menjelaskan bahwa outing class tidak sekadar menjadi kegiatan rekreasi, tetapi juga sarana untuk menanamkan nilai-nilai kehidupan sejak usia dini.

Iklan SMPM 5 Surabaya 2026

“Alhamdulillah, hari ini anak-anak PAUD Aisyiyah II belajar tiga hal penting: bersyukur atas rezeki Allah, mencintai hasil bumi sendiri, dan menghargai kerja keras petani dan nelayan,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa proses pembelajaran dapat berlangsung di mana saja, termasuk ketika anak-anak berinteraksi langsung dengan alam.

“Ilmu yang diberikan hari ini mungkin sederhana, seperti menanam, memberi pakan ikan, dan mengamati binatang ternak. Namun, maknanya sangat besar bagi usia mereka, terutama untuk menanamkan cinta pangan lokal sejak dini,” tuturnya.

Menurut Sulistyowati, pengalaman langsung membantu anak-anak memahami bahwa makanan yang mereka konsumsi tidak hadir begitu saja. Ada proses pemeliharaan, usaha, dan kerja keras dari orang-orang yang terlibat dalam penyediaan pangan.

Karena itu, pengenalan terhadap sumber pangan di lingkungan sekitar perlu dilakukan sejak dini. Melalui pembelajaran semacam ini, anak-anak diharapkan tumbuh dengan rasa syukur, menghargai makanan, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

Kegiatan outing class di KWSP sekaligus memperkenalkan keberagaman sumber pangan kepada anak-anak dan mendorong mereka untuk terus mengenal alam di sekitarnya.

Dari ruang kelas menuju alam, anak-anak belajar bahwa pengalaman sederhana dapat membawa makna besar. Melalui kegiatan ini, PAUD Aisyiyah II Kota Probolinggo berupaya menumbuhkan kecintaan terhadap pangan lokal sekaligus membangun karakter anak sejak usia dini.

Revisi Oleh:
  • Satria - 15/10/2026 07:15
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu