Pendidikan dan Latihan (Diklat) Dewan Sugli Daerah (DSD) Hizbul Wathan (HW) Kabupaten Banyuwangi Angkatan VI Tahun 2026 sukses digelar pada Jumat–Ahad, 22–24 Mei 2026.
Kegiatan berlangsung di Kwartir Cabang Purwoharjo dengan pusat kegiatan di SMP Muhammadiyah 2 Purwoharjo dan SMK Muhammadiyah 7 Purwoharjo.
Diklat yang dimulai Jumat pukul 13.00 WIB tersebut diikuti peserta dari berbagai sekolah menengah atas Muhammadiyah di Banyuwangi.
Kegiatan ini bertujuan membentuk kader Hizbul Wathan yang tangguh, mandiri, berkarakter Islami, serta memiliki jiwa kepemimpinan.
Selama kegiatan, peserta mendapatkan berbagai materi, mulai dari jelajah atau tadabur alam, kepemimpinan, ke-Dewan Sugli-an, Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, hingga latihan pengelolaan peserta didik.
Seluruh rangkaian diklat dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan hidup (life skill) sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman.
Mewakili ketua panitia, Wibi Ahmad menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, diklat menjadi sarana penting dalam melatih kemandirian dan kedisiplinan kader Hizbul Wathan.
Kepala SMP Muhammadiyah 2 Purwoharjo, Esti Fauziyah, S.H.I., menyampaikan rasa bangga karena sekolahnya dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan.
Ia berharap seluruh peserta merasa nyaman selama mengikuti rangkaian diklat.
“Kami mohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyambutan. Selamat mengikuti diklat, semoga membawa manfaat,” ujarnya.
Ketua Kwartir Daerah HW Banyuwangi, Fajri Nur Muhammad Arif, S.T., dalam sambutannya menegaskan pentingnya keberlanjutan gerakan Dewan Sugli Daerah.
Ia berharap para peserta tidak berhenti setelah mengikuti diklat, tetapi mampu mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh di sekolah masing-masing.
Sementara itu, perwakilan PDM Banyuwangi, Abdul Latif, S.H., M.Pd.I., menekankan pentingnya penguatan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai ciri khas Hizbul Wathan dibanding organisasi kepanduan lainnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan ibadah dan semangat filantropi sebagai karakter kader Muhammadiyah.
Dengan mengusung semangat “sedikit bicara banyak bekerja”, kegiatan ini diharapkan mampu mencetak kader Hizbul Wathan yang bermanfaat bagi masyarakat serta menjadi pelopor kebaikan di lingkungan masing-masing.






0 Tanggapan
Empty Comments