Dua guru SMP Muhammadiyah 1 Gresik (Spemutu) menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Muhammadiyah Education (ME) Award 2026 yang digelar Sabtu (8/8/2026) di Universitas Muhammadiyah Malang.
Dalam ajang yang memberikan apresiasi kepada insan pendidikan Muhammadiyah tersebut, Bening Satria Prawita Diharja, S.Or., M.Pd., berhasil meraih Gold Medal pada kategori Guru Berprestasi. Sementara itu, Bustanul Arifin, S.T., meraih Silver Medal pada kategori Inovasi Media Pembelajaran Digital.
Capaian tersebut menjadi bukti komitmen guru-guru Spemutu dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui dedikasi, profesionalisme, dan inovasi dalam proses pembelajaran.
Kepala SMP Muhammadiyah 1 Gresik, Rosyidul Arifibillah, S.Pi., S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang diraih kedua gurunya. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan buah dari budaya sekolah yang mendorong guru untuk terus berkembang, berinovasi, dan menghasilkan karya terbaik.
“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMP Muhammadiyah 1 Gresik. Prestasi yang diraih Bapak Bening Satria Prawita Diharja dan Bapak Bustanul Arifin menunjukkan bahwa guru-guru Spemutu memiliki kompetensi yang mampu bersaing. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh guru untuk terus berkarya, berinovasi, dan memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi peserta didik,” ungkapnya.
Bening: Prestasi Berkat Dukungan Keluarga Besar Spemutu
Peraih Gold Medal kategori Guru Berprestasi, Bening Satria Prawita Diharja, mengaku bersyukur atas penghargaan yang diterimanya. Ia menilai capaian tersebut tidak lepas dari kerja sama dan dukungan seluruh keluarga besar Spemutu.
“Penghargaan ini bukan semata-mata pencapaian pribadi, tetapi buah dari kolaborasi, kepercayaan, dan dukungan yang saya terima selama mengabdi di SMP Muhammadiyah 1 Gresik,” ujarnya.
Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, menghadirkan inovasi, serta menginspirasi peserta didik agar terus berprestasi dan memiliki semangat belajar sepanjang hayat.
“Semoga semakin banyak guru Muhammadiyah yang terus berkarya demi kemajuan pendidikan,” tambahnya.
Bustanul Dorong Inovasi Pembelajaran Digital
Sementara itu, Bustanul Arifin, S.T., peraih Silver Medal kategori Inovasi Media Pembelajaran Digital, mengatakan perkembangan teknologi harus dipandang sebagai peluang bagi guru untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan efektif.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus mengembangkan media pembelajaran digital yang inovatif, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era transformasi teknologi,” tuturnya.
Menurut Bustanul, pemanfaatan teknologi secara tepat dapat membuat proses pembelajaran menjadi lebih bermakna.
“Saya percaya bahwa pembelajaran akan semakin bermakna ketika guru mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana membangun pengalaman belajar yang menyenangkan,” jelasnya.
Ia berharap inovasi yang dikembangkan dapat memberikan manfaat lebih luas dan menginspirasi guru lainnya untuk terus berinovasi.
“Semoga inovasi yang telah kami lakukan dapat memberikan manfaat yang lebih luas, menginspirasi rekan-rekan guru lainnya, serta menjadi kontribusi nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan Muhammadiyah,” katanya.
Prestasi Bening dan Bustanul semakin mempertegas komitmen SMP Muhammadiyah 1 Gresik dalam membangun budaya berprestasi, tidak hanya di kalangan peserta didik, tetapi juga tenaga pendidik.
Melalui pengembangan kompetensi dan inovasi pembelajaran, Spemutu terus berupaya menghadirkan pendidik yang unggul dan inspiratif serta mampu menjawab tantangan pendidikan di era transformasi teknologi. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments