Ikatan Wali Murid (Ikwam) SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) mengadakan kajian bertema “Melembutkan Hati dan Membasuh Lelah” di Masjid At-Taqwa, Kedanyang, Kebomas, Gresik, Rabu (9/9/2026).
Kajian yang merupakan bagian dari Majelis Kajian Ilmu (Lisanmu) Ikwam SD Almadany tersebut menghadirkan pemateri Ustadz Asy Syihab Azhar, S.H., M.H., guru Ismuba SD Almadany.
Maria Ulfa, Ketua Ikwam SD Almadany, menyambut kedatangan para jamaah ibu-ibu Ikwam SD Almadany. Ia juga menyampaikan terima kasih atas kesediaan para ibu meluangkan waktu untuk menghadiri kajian ilmu dengan mengusung tema “Melembutkan Hati dan Membasuh Lelah”.
Menurut Maria, tema tersebut sangat sesuai dengan keseharian ibu-ibu rumah tangga yang memiliki berbagai kesibukan dan kewajiban, baik dalam mengurus anak maupun rumah tangga.
Dalam kajian tersebut, Ustadz Syihab, begitu panggilan akrabnya, menjelaskan tiga keutamaan seorang ibu.
Pertama, seorang ibu memiliki keutamaan tiga kali lebih utama untuk diperlakukan dengan baik. Ia mengutip penjelasan Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam kitab Fathul Bari bahwa Nabi Muhammad SAW mengulang kata “ibu” sampai tiga kali dalam sabdanya.
Menurut Ibnu Battal, seorang ibu menanggung tiga kesulitan, yakni ketika mengandung, melahirkan, dan menyusui.
Kedua, pengorbanan ibu disebut secara khusus oleh Allah sebagaimana termaktub dalam QS Luqman ayat 14 yang artinya:
“Dan Kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu.” [1]
Dari ayat tersebut, Allah secara khusus menyebutkan kehamilan dan kelemahan yang dialami seorang ibu.
Ketiga, doa seorang ibu merupakan doa yang mustajab. Hal tersebut sebagaimana dijelaskan dalam Hadis Ibnu Majah No. 3862:
“ Tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi yaitu doa orang yang didzolimi, doa orang yang bepergian (safar) dan doa baik orang tua pada anaknya”
Ustadz Syihab menjelaskan bahwa memiliki seorang anak merupakan dambaan setiap orang yang sudah berpasangan. Namun, dalam proses mendidik anak, orangtua kerap kali merasa letih dan bahkan terkadang ingin marah.
Untuk melatih kesabaran, menurutnya, orangtua perlu memperhatikan beberapa aspek, yaitu:
- Orangtua perlu memahami pentingnya memiliki anak yang sholeh.
- Mengetahui bagaimana metode Rasulullah SAW dalam mendidik anak.
- Mengetahui solusi bagaimana agar hati menjadi lembut.
Lebih lanjut, Ustadz Syihab menjelaskan tiga hal yang dapat dilakukan agar hati menjadi lembut. Pertama, banyak mengingat Allah. Kedua, mengingat bahwa mendidik anak merupakan amanah dari Allah SWT. Ketiga, tidak membalas kemarahan dengan kemarahan.
Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab. Para jamaah ibu-ibu Ikwam SD Almadany mengikuti sesi tersebut dengan pemateri sebelum kegiatan ditutup dengan foto bersama.
Kajian Majelis Kajian Ilmu (Lisanmu) ini menjadi ruang bagi ibu-ibu Ikwam SD Almadany untuk memperdalam pemahaman tentang peran orangtua dalam mendidik anak sekaligus melatih kesabaran dan kelembutan hati.





0 Tanggapan
Empty Comments