Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Fakultas Pertanian UMG Terapkan Gerakan Eco Enzyme di ‘Aisyiyah Kabupaten Gresik

Iklan Landscape Smamda
Fakultas Pertanian UMG Terapkan Gerakan Eco Enzyme di ‘Aisyiyah Kabupaten Gresik
Pelatihan pembuatan ecoenzyme oleh PCA Kebomas Gresik bersama Fakultas Pertanian UMG, Kamis (06/02/2026). (Rohmatin Agustina/PWMU.CO).
pwmu.co -

Kepedulian terhadap lingkungan dapat berawal dari langkah sederhana di tingkat rumah tangga. Semangat inilah yang Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kebomas usung melalui pelatihan pembuatan Eco enzyme dari limbah kulit buah, Kamis (06/02/2026).

Kegiatan yang terhadiri sekitar 70 anggota PCA Kebomas ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dosen Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG).

Program ini bertujuan mendorong pengurangan sampah organik rumah tangga sekaligus memperkuat peran perempuan sebagai agen perubahan pengelolaan lingkungan di masyarakat.

Bangun Kesadaran Lingkungan

Ketua PCA Kebomas, Dra Muassomah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta. Ia menegaskan bahwa Aisyiyah memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran lingkungan yang dimulai dari keluarga.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap ibu-ibu Aisyiyah dapat menjadi pelopor pengelolaan sampah yang ramah lingkungan di lingkungan masing-masing. Dari rumah, kita bisa memulai perubahan” ujarnya.

Pelatihan ini menghadirkan dua dosen Fakultas Pertanian UMG sebagai narasumber, yakni Dr Ir Tatik Raisawati MP dan Rohmatin Agustina SP MP.

Keduanya memberikan edukasi komprehensif mengenai proses konversi limbah kulit buah menjadi eco enzyme, mulai dari pemilahan bahan, teknik fermentasi, hingga pemanfaatan produk turunannya.

Dr Ir Tatik Raisawati MP menjelaskan bahwa ecoenzyme merupakan solusi praktis yang dapat diterapkan oleh masyarakat luas.

SMPM 5 Pucang SBY

“Eco enzyme dapat dimanfaatkan sebagai pembersih alami, pupuk cair, dan pengendali bau. Selain ramah lingkungan, produk ini juga memiliki potensi nilai ekonomis jika dikembangkan secara berkelanjutan” jelasnya.

Antusiasme Tinggi Peserta

Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan dan diskusi yang berlangsung selama kegiatan. Mayoritas peserta menilai pelatihan ini mudah dipahami dan aplikatif untuk diterapkan di rumah.

Beberapa peserta bahkan mengusulkan agar pelatihan serupa dapat mereka lakukan secara berkelanjutan dengan tema lain terkait pengelolaan lingkungan.

Menariknya, dampak kegiatan ini juga merambah ke dunia pendidikan. Sejumlah peserta yang berprofesi sebagai guru berharap materi pengelolaan sampah dan eco enzyme dapat disosialisasikan di sekolah-sekolah. Mulai dari SD hingga SMK, guna menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini.

“Bahkan ada peserta yang langsung menanyakan ketersediaan produk eco enzyme. Ini menunjukkan bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan edukasi lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi” ungkap salah satu panitia.

Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, PCA Kebomas bersama dosen Fakultas Pertanian UMG menegaskan komitmennya dalam menggerakkan perempuan sebagai agen perubahan demi terwujudnya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 09/02/2026 20:51
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡