Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

FOSKAM Muhammadiyah Gresik Satukan Visi dan Gerak Majukan Sekolah Berkemajuan

Iklan Landscape Smamda
FOSKAM Muhammadiyah Gresik Satukan Visi dan Gerak Majukan Sekolah Berkemajuan
Saling sharing antar peserta dalam diskusi dan bertukar gagasan terkait penguatan serta pengembangan sekolah dan madrasah Muhammadiyah (Amuhas / PWMU.CO)
pwmu.co -

Forum Silaturahmi dan Komunikasi Kepala Sekolah/Madrasah Muhammadiyah (FOSKAM) SMA/SMK/MA Kabupaten Gresik menggelar Rapat Kerja (Raker) pada Rabu–Kamis, 9–10 September 2026, di Villa Langgeng 1, Kota Batu, Malang. Mengusung tema “Satu Visi, Satu Gerak: Majukan Sekolah Muhammadiyah Gresik”, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat kolaborasi antar satuan pendidikan Muhammadiyah dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Raker FOSKAM ini dengan peserta dari 18 satuan pendidikan Muhammadiyah tingkat menengah di Kabupaten Gresik yang terdiri atas 10 SMA, 5 SMK, dan 3 MA.

Forum tersebut tidak hanya menyusun program kerja, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk menyatukan langkah dalam menghadapi dinamika dan tantangan pengelolaan pendidikan.

Melalui kegiatan ini, para kepala sekolah dan madrasah membangun komunikasi, berbagi praktik baik, serta merumuskan strategi bersama agar sekolah Muhammadiyah di Gresik semakin adaptif, inovatif, dan memiliki daya saing.

Satu Visi Harus Diwujudkan dalam Satu Gerak

Ketua FOSKAM SMA/SMK/MA Kabupaten Gresik Nurul Ilmiyah, S.Pd., yang juga Kepala SMA Muhammadiyah 1 Gresik, menegaskan bahwa FOSKAM harus menjadi ruang bersama untuk memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan gerakan nyata antar sekolah serta madrasah Muhammadiyah.

Menurutnya, tantangan pendidikan yang semakin kompleks membutuhkan sinergi antarsatuan pendidikan agar berbagai persoalan dapat dihadapi secara kolektif.

“Satu visi harus diwujudkan dalam satu gerak. FOSKAM diharapkan menjadi ruang untuk saling menguatkan, berbagi praktik baik, dan bersama-sama mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi sekolah dan madrasah Muhammadiyah,” ujar Nurul Ilmiyah.

Ia berharap hasil Raker FOSKAM tidak berhenti pada penyusunan program kerja, tetapi mampu melahirkan gerakan bersama yang terukur.

Program tersebut diharapkan dapat memperkuat mutu layanan pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, inovasi pembelajaran, pengembangan peserta didik, serta penguatan identitas sekolah Muhammadiyah.

Empat Agenda Strategis Menjadi Fokus Pembahasan

Dalam Raker tersebut, FOSKAM membahas empat agenda strategis yang menjadi arah pengembangan sekolah dan madrasah Muhammadiyah di Gresik.

Agenda pertama adalah sharing bersama Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) PDM Gresik terkait kebijakan pendidikan. Forum ini bertujuan menyamakan persepsi antara majelis dan satuan pendidikan dalam menghadapi perkembangan regulasi pendidikan.

Agenda kedua berupa workshop pengisian Dapodik Takola untuk SMK dan Simapras untuk SMA tahun 2027. Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan kesiapan sekolah dalam pengelolaan data, perencanaan, serta pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan.

Agenda ketiga adalah silaturahmi dan komunikasi dengan para pemangku kebijakan serta Kementerian Pendidikan di tingkat pusat. Langkah ini menjadi upaya memperluas jejaring sekaligus menyampaikan aspirasi dan kebutuhan sekolah Muhammadiyah.

SMPM 5 Pucang SBY

Sementara agenda keempat berupa sharing session bersama perguruan tinggi Muhammadiyah di Jawa Timur, khususnya dari Malang, Sidoarjo, Surabaya, dan Gresik.

Harapannya, kolaborasi tersebut dapat membuka peluang kerja sama dalam peningkatan kompetensi pendidik, tenaga kependidikan, pengembangan riset, hingga penguatan jejaring pendidikan Muhammadiyah.

Ruang Berbagi Pengalaman Antar Kepala Sekolah

Selain membahas program strategis, Raker FOSKAM juga menjadi ruang berbagi pengalaman antar kepala sekolah dan madrasah. Berbagai praktik baik dari masing-masing satuan pendidikan menjadi bahan pembelajaran bersama untuk memperkuat pengelolaan sekolah.

Kepala SMA Muhammadiyah 5 Dukun Agus Muhammad Hasbi, S.P., menilai forum FOSKAM memiliki peran penting karena memberikan kesempatan bagi para kepala sekolah untuk saling belajar dan bertukar pengalaman.

“Raker ini menjadi pengalaman berharga karena kami bisa saling belajar dari sekolah lain. Harapannya, komunikasi dan kolaborasi yang terbangun tidak berhenti selama kegiatan berlangsung, tetapi berlanjut dalam bentuk kerja sama dan program nyata,” ungkap Agus.

Menurutnya, keberagaman karakter dan potensi sekolah Muhammadiyah justru menjadi kekuatan apabila pengelolaannya melalui semangat kolaborasi.

Raker FOSKAM SMA/SMK/MA Kabupaten Gresik dapat menjadi langkah penguatan ekosistem pendidikan Muhammadiyah yang lebih terintegrasi. Setiap sekolah dan madrasah memiliki potensi berbeda yang dapat saling melengkapi melalui kerja sama dan jejaring bersama.

Empat fokus utama hasil raker, yakni: 1) sinergi dengan Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Gresik; 2) penguatan pengelolaan data serta sarana-prasarana; 3) komunikasi dengan pemangku kebijakan, dan; 4) kolaborasi dengan perguruan tinggi Muhammadiyah. Keempatnya menjadi pijakan dalam membangun gerakan pendidikan yang berkelanjutan.

Selanjutnya, hasil Raker FOSKAM tersebut akan dibawa pulang oleh masing-masing kepala sekolah dan madrasah untuk diterapkan dalam program kerja di satuan pendidikan masing-masing.

Dengan semangat “Satu Visi, Satu Gerak”, FOSKAM SMA/SMK/MA Kabupaten Gresik berkomitmen memperkuat langkah bersama untuk menghadirkan sekolah Muhammadiyah yang unggul, berkemajuan, dan mampu menjawab tantangan zaman.***

Revisi Oleh:
  • Notonegoro - 11/09/2026 23:38
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu