Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Guru dan Karyawan SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage Perdalam Makna Surat Adh-Dhuha

Iklan Landscape Smamda
Guru dan Karyawan SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage Perdalam Makna Surat Adh-Dhuha
pwmu.co -

SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage, Sidoarjo, kembali menggelar pembinaan keislaman bagi guru dan karyawan melalui pengajian bertajuk “Mengkaji (Menata Hati dengan Pengajian Islami)” pada Sabtu (5/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–10.30 WIB di Auditorium SD Muhammadiyah 3 Ikrom Wage tersebut menghadirkan Ustadz Ahmad Arqom, M. Sos. sebagai pembicara.

Pengajian menjadi momentum bagi guru dan karyawan untuk menenangkan hati, memperkuat keimanan, serta mengambil pelajaran dari ayat-ayat Al-Qur’an. Salah satu materi yang dikaji adalah Surat Adh-Dhuha, surat ke-93 dalam Al-Qur’an yang terdiri atas 11 ayat dan termasuk surat Makkiyah.

Surat Adh-Dhuha dinamakan demikian karena pada awal surat Allah Swt. bersumpah dengan waktu dhuha. Secara umum, surat ini mengandung pesan tentang pemeliharaan dan perhatian Allah kepada Nabi Muhammad saw.

Pesan tersebut menjadi penguat bahwa seorang hamba tidak pernah benar-benar sendiri ketika menghadapi berbagai keadaan dalam kehidupannya.

Dalam kajian tersebut, peserta diajak memahami bahwa ketika menghadapi kesulitan, seorang Muslim hendaknya senantiasa berbaik sangka kepada Allah atau husnuzan. Kesulitan bukan berarti Allah meninggalkan hamba-Nya.

Sebaliknya, manusia perlu meyakini bahwa Allah senantiasa memberikan nikmat dan pertolongan dalam berbagai bentuk.

Salah satu pesan penting Surat Adh-Dhuha terdapat pada ayat 4 yang mengajarkan optimisme bahwa keadaan yang akan datang dapat menjadi lebih baik daripada sebelumnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Nilai tersebut relevan dengan kehidupan guru dan karyawan. Setiap tantangan dalam pekerjaan dapat dihadapi dengan kesabaran, keyakinan, dan harapan positif kepada Allah.

Selain itu, Surat Adh-Dhuha juga mengajarkan pentingnya mensyukuri dan mengingat nikmat Allah.

Rasa syukur tidak hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga dengan menggunakan setiap nikmat untuk melakukan kebaikan dan memberikan manfaat kepada orang lain.

Melalui pengajian ini, para guru dan karyawan diharapkan tidak sekadar memahami kandungan Surat Adh-Dhuha, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan.

Hati yang tertata, sikap optimis, husnuzan kepada Allah, serta rasa syukur diharapkan menjadi bekal dalam menjalankan amanah pendidikan.

Dengan semangat “Mengkaji untuk Menata Hati”, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa mendidik bukan hanya tentang memberikan ilmu, tetapi juga menghadirkan keteladanan melalui akhlak, keikhlasan, kesabaran, dan kedekatan kepada Allah Swt.

Revisi Oleh:
  • Satria - 07/09/2026 17:56
SD Kreatif
Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu