Tim Pengabdian Departemen Pendidikan Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta (FIP UNY) sukses menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di PCM Tonjong, Brebes, pada Sabtu (11/7/2026).
Pelatihan bertajuk “Penyusunan Modul Ajar Berpendekatan Deep Learning” ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menciptakan suasana kelas yang lebih hidup, interaktif, dan responsif.
Prof. Dr. Wuri Wuryandani, M.Pd. memimpin langsung tim pengabdian ini selaku ketua program.
Beliau berkolaborasi bersama dua anggota tim, yaitu Dr. Fathurrohman, M.Pd. dan Dr. Evy Nur Rochmah, M.Pd.
Jalannya pelatihan ini juga mendapatkan dukungan dari dua mahasiswa Program Studi S3 Pendidikan Dasar, Dwi Mahmud Rizki Riyanto dan Dita Salsavira Cahaya Ningrum.
Sesi materi pertama menghadirkan Dr. Fathurrohman, M.Pd. yang mengupas tuntas topik “Pendekatan Deep Learning dalam Pembelajaran di SD”.
Melalui pemaparan interaktif, peserta mendalami konsep pembelajaran mendalam yang menekankan proses belajar berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful). Beliau juga membagikan strategi pemanfaatan teknologi digital guna menghadapi tantangan mengajar di era modern.
Memasuki sesi kedua, Dr. Evy Nur Rochmah, M.Pd. membawakan topik “Pembelajaran Inovatif di SD“.
Beliau menggarisbawahi pentingnya penerapan strategi kreatif yang berpusat pada siswa demi mewujudkan pengalaman belajar yang berkesan.
Dalam kesempatan ini, beliau menyajikan ragam alternatif model dan metode inovatif yang dapat segera guru aplikasikan di sekolah.
Pada sesi pamungkas, Prof. Dr. Wuri Wuryandani, M.Pd. memandu langsung praktik mandiri penyusunan modul ajar.
Para guru belajar secara bertahap, mulai dari membedah capaian pembelajaran, merumuskan tujuan, menyusun alur, hingga merancang instrumen asesmen yang selaras dengan karakteristik pendekatan deep learning.
Sebagai komitmen tindak lanjut, tim memberikan tugas kepada para peserta untuk menyusun modul ajar mandiri sesuai mata pelajaran dan jenjang kelas masing-masing.
Langkah konkret ini diambil agar para guru dapat langsung mempraktikkan ilmu baru mereka sekaligus menghasilkan dokumen kurikulum siap pakai.
Melalui inisiatif ini, Tim FIP UNY berharap para guru SD/MI di lingkungan PCM Tonjong mampu melahirkan modul ajar yang kontekstual dan adaptif.
Semangat inovasi ini diharapkan membawa perubahan besar dalam menciptakan kualitas pembelajaran yang jauh lebih bermakna bagi peserta didik.***





0 Tanggapan
Empty Comments