
PWMU.CO – Humas SMK Muhammadiyah 2 (SMK Muda) Genteng menggelar pertemuan dengan wali murid untuk membahas persiapan Praktik Kerja Lapangan (PKL), Kamis (22/5/2025).
Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah ini dihadiri oleh manajemen sekolah, Ketua Komite Sekolah, Sanuadi, wali murid Kelas XI dari Jurusan Teknik Elektronika Industri (TEI), Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Sepeda Motor (TSM), dan Animasi.
Acara dimulai tepat pukul 09.00 WIB dan dibuka secara resmi oleh Kepala SMK Muda Genteng, Tamyis Rosidi MPd yang sekaligus memberikan sambutan.
“Terima kasih atas kehadiran bapak dan ibu semuanya,” ujarnya.
Menurutnya, pertemuan ini merupakan sarana komunikasi yang penting antara pihak sekolah dengan wali murid.
Selanjutnya Wakil Humas SMK Muda Genteng, Said Budairi ST menyampaikan informasi terkait kegiatan PKL.
“Bapak dan ibu, apakah sudah mendapatkan edaran seperti ini?,” ujarnya sambil menunjukkan edaran PKL.
Ia juga menyebut bahwa salah satu tujuan pertemuan ini adalah untuk memastikan bahwa orang tua wali murid telah memperoleh informasi dari sekolah tentang pelaksanaan PKL.
“Jika mungkin ada yang belum mengetahui dengan detail, diharapkan dapat menemui kami di bagian humas,” tandasnya.
Said Budairi menjelaskan bahwa pelaksanaan PKL yang biasanya dilakukan pada saat Kelas XI, kini pelaksanaannya diubah pada saat Kelas XII.
“Tujuannya, jika siswa Kelas XII yang telah mengikuti PKL dinilai memiliki kompetensi dan direkrut oleh industri, maka mereka dapat langsung bekerja. Proses pembelajaran pun akan didukung dengan penggunaan Learning Management System,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa PKL akan dilaksanakan selama 6 bulan. Mulai dari bulan Juli hingga Desember 2025.
“Diharapkan para orang tua juga turut membantu mengarahkan siswa dalam mencari tempat PKL yang sesuai dan nyaman, agar tujuan sekolah untuk mengantarkan siswa hingga lulus dapat tercapai,” sambungnya.
Selanjutnya, ia menyampaikan bahwa sekolah tidak merekomendasikan siswa untuk melakukan PKL di luar kota tanpa persetujuan dari orang tua.
“Jadi harus ada persetujuan dari orang tua,” tegasnya.
Dalam pelaksanaan PKL ini, sebagian siswa tempat PKL-nya ditentukan langsung oleh pihak sekolah, seperti siswa Jurusan TSM Honda, TKR Kelas Daihatsu, dan Animasi.
Sementara itu, siswa lainnya dapat menentukan sendiri tempat PKL, misalnya memilih lokasi yang dekat dengan rumah agar proses adaptasi di bengkel menjadi lebih mudah.
Di akhir acara, Said Budairi mengatakan bahwa PKL ini bertujuan untuk melatih mental dan mendidik anak agar bisa mandiri dalam menyongsong dunia kerja. Diharapkan orang tua juga ikut bersama-sama memantau dan mengontrol pelaksanaan PKL ini. (*)
Penulis Taufiqur Rohman Editor Ni’matul Faizah





0 Tanggapan
Empty Comments